Kemensos Latih Ratusan Mahasiswa Tingkatkan Mutu Pelayanan LKS di Surabaya

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kemensos bekali 600 mahasiswa UINSA Surabaya tentang standar pelayanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebelum diterjunkan ke 81 LKS di Surabaya, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Kementerian Sosial membekali 600 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tentang standar kelembagaan dan pelayanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sebelum terjun ke 81 LKS di Surabaya.

Kegiatan nan berjalan secara hybrid di Auditorium UINSA, Jumat (4/9) tersebut merupakan bagian dari kerjasama Kemensos dan UINSA melalui Gerakan Peduli Panti Sosial Bermutu untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan sosial.

Dalam pembekalan, mahasiswa mendapat gambaran mengenai standar nan perlu dipenuhi LKS dalam memberikan pelayanan kepada penerima manfaat. Kemensos melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial juga memberikan pemahaman mengenai rumor dan tantangan pelayanan rehabilitasi sosial berasas golongan penerima manfaat.

Pembahasan mencakup pelayanan bagi anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, korban dan penyintas Napza serta ODHIV, hingga tuna sosial dan korban perdagangan orang.

Kemensos bekali 600 mahasiswa UINSA Surabaya tentang standar pelayanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebelum diterjunkan ke 81 LKS di Surabaya, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo mengatakan pembekalan tersebut menjadi modal bagi mahasiswa sebelum memandang secara langsung pelayanan sosial di masyarakat. Ia mendorong mahasiswa tidak sekadar datang dan mengamati, tetapi juga memahami kondisi serta mengenali potensi dan tantangan nan dihadapi masing-masing LKS.

“Pahami kondisi, lihat potensi, identifikasi tantangan, dan bersama-sama mencari solusi. Serap pengetahuan nan diberikan, jaga etika, dan jadikan pengalaman ini sebagai corak pengabdian kepada masyarakat,” kata Supomo.

Pelaksana Tugas (Plt.) Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSA, Prof. Dr. Abdul Muhid, M.Si., menyambut baik keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas tersebut. Menurutnya, pengalaman turun langsung ke LKS juga dapat menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan mahasiswa.

“Gerakan Panti Sosial Bermutu ini diharapkan dapat membangkitkan semangat kemanusiaan mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mengabdikan diri di masyarakat sehingga kehadirannya dapat memberikan akibat bagi para penerima manfaat,” ujar Abdul Muhid.

Kemensos bekali 600 mahasiswa UINSA Surabaya tentang standar pelayanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebelum diterjunkan ke 81 LKS di Surabaya, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Melalui kerjasama ini, pengetahuan nan diperoleh mahasiswa di kampus dipertemukan dengan praktik pelayanan sosial di lapangan. Saat diterjunkan ke 81 LKS, mahasiswa diharapkan dapat memahami kondisi pelayanan secara langsung, menggali potensi nan dimiliki LKS, serta memberikan pendapat nan dapat mendukung peningkatan kualitas jasa bagi penerima manfaat.

Kegiatan pembekalan turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kota Surabaya, Ketua Forum LKS Jawa Timur, dan Ketua Forum LKS Kota Surabaya.

Kemensos bekali 600 mahasiswa UINSA Surabaya tentang standar pelayanan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebelum diterjunkan ke 81 LKS di Surabaya, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Kemensos
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan