Kemenperin Bongkar Nasib Ribuan Karyawan PT Pakerin Terancam PHK

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mulai mengambil langkah untuk membantu pemulihan operasional PT Pakerin setelah muncul kekhawatiran mengenai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan pekerja di perusahaan tersebut.

Langkah tersebut dilakukan setelah Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan jajarannya untuk memanggil manajemen perusahaan guna memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi operasional dan hambatan nan tengah dihadapi.

"Menteri Perindustrian pada Minggu sore (21/6/2026) telah memerintahkan Plt. Dirjen IA (Industri Agro) untuk memanggil manajemen PT Pakerin. Tujuannya adalah menjelaskan pemberitaan mengenai operasional produksi dan segera mengambil langkah mitigasi secara sigap serta terukur," ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Manajemen PT Pakerin kemudian memenuhi panggilan Kemenperin melalui Chief Financial Officer (CFO) perusahaan nan berjumpa dengan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro di Jakarta pada Selasa (23/6/2026).

Dari pertemuan tersebut terungkap, perusahaan mempunyai dua lini upaya utama, ialah produksi kertas karton untuk kebutuhan bungkusan dan produksi soda api alias caustic soda (NaOH). Kemenperin menyebut akomodasi produksi soda api tetap melangkah normal, sedangkan lini produksi kertas karton belum beraksi sejak Desember 2024.

Menurut penjelasan perusahaan kepada pemerintah, penghentian sementara produksi kertas terjadi akibat persoalan internal nan sedang dihadapi perseroan. Meski demikian, manajemen disebut tetap melakukan konsolidasi dan berupaya memenuhi tanggungjawab kepada para pekerja.

Kondisi PT Pakerin sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul info mengenai potensi PHK sekitar 2.500 karyawan. Persoalan tersebut dikaitkan dengan biaya perusahaan nan dilaporkan tetap tertahan di Bank Prima Master nan izinnya telah dicabut dan sekarang berada dalam proses likuidasi.

Di tengah upaya perusahaan memperbaiki kondisi keuangan, Kemenperin menyatakan siap memberikan support agar aktivitas produksi dapat kembali berjalan. Salah satu langkah nan disiapkan adalah membantu pemenuhan kebutuhan bahan baku untuk akomodasi produksi kertas karton.

"Ditjen Industri Agro telah menerima penjelasan dari PT Pakerin. Kemenperin mendukung pemulihan operasional lini produksi perusahaan serta pemenuhan tanggungjawab terhadap kewenangan pekerja. Pada kesempatan tersebut, Kemenperin juga menyampaikan bahwa kami telah mengusulkan pemenuhan kebutuhan bahan baku untuk akomodasi produksi kertas karton mereka," jelas Febri.

Pemerintah menilai keberadaan PT Pakerin mempunyai akibat ekonomi nan cukup besar bagi masyarakat sekitar area industri di Mojokerto. Karena itu, keberlangsungan operasional perusahaan menjadi perhatian, tidak hanya bagi pekerja tetapi juga aktivitas ekonomi daerah.

"Bapak Menteri memerintahkan seluruh jejeran untuk memonitor keahlian industri nasional serta melakukan langkah mitigasi sigap terhadap industri nan mengalami gangguan pada rantai pasok maupun permintaan," pungkas Febri.

PT Pakerin. (Dok. PT Pakerin)PT Pakerin. (Dok. PT Pakerin) Foto: PT Pakerin. (Dok. PT Pakerin)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News