Kemenkop dan Rumah Energi berambisi kerja sama tersebut dapat mempercepat pengembangan ekosistem koperasi hijau nan bisa menjadi pelaku utama dalam pengembangan daya terbarukan, mendukung ketahanan daya nasional, menciptakan kesempatan ekonomi baru di tingkat lokal, serta berkontribusi terhadap pencapaian sasaran pengurangan emisi Indonesia.
Dalam Lokakarya 3 nan menjadi bagian dari RISE Series, para pemangku kepentingan melakukan kajian terhadap model upaya PLTS berbasis koperasi nan telah dikembangkan Rumah Energi dalam proyek Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia melalui Model Energi Terbarukan Berbasis Masyarakat.
Model upaya tersebut disusun berasas hasil studi lapangan pada tiga letak percontohan, ialah Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Fajar Sidik di Blanakan, Subang, Jawa Barat; Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Pasuruan, Jawa Timur; dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gili Genting di Sumenep, Jawa Timur.
Kajian lapangan menunjukkan pengembangan PLTS berbasis koperasi mempunyai prospek nan menjanjikan andaikan didukung oleh skema pembiayaan nan tepat, model upaya produktif nan kuat, serta support izin nan memadai.
Dalam sesi consultative review, panelis dari kalangan investor, developer proyek, Institute for Essential Services Reform (IESR), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan masukan terhadap aspek kepantasan teknis, finansial, serta kesiapan penerapan model upaya nan telah dikembangkan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·