Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |17:39 WIB

Kemenkeu (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menegaskan bahwa info mengenai peluncuran program penggalangan biaya masyarakat untuk melunasi utang negara adalah buletin bohong alias hoaks.
Penjelasan ini dikeluarkan menyusul beredarnya narasi di media sosial nan mengeklaim bahwa pemerintah secara resmi membuka bantuan melalui platform crowdfunding Kitabisa.com untuk mengatasi beban utang Indonesia.
"Berita nan beredar mengenai peluncuran program 'Patungan APBN untuk Bantu Negara Lunasi Utang' pada situs Kitabisa.com, merupakan buletin hoaks," tegas pihak PPID Kemenkeu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada info nan tidak berasal dari saluran komunikasi resmi lembaga negara.
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran buletin bohong nan mengatasnamakan Kementerian Keuangan," tambahnya.
Penelusuran iNews Media Group menemukan bahwa rumor ini bermulai dari unggahan akun X (dahulu Twitter) berjulukan @iPoopBased, nan secara profil dikenal sebagai akun parodi.
Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menuliskan narasi: "Indonesia's government launches 'Patungan APBN' on Kitabisa.com to address state debt."
Cuitan ini disertai dengan tangkapan layar hasil rekayasa digital (editing) nan memperlihatkan laman kampanye bantuan di Kitabisa dengan foto Presiden Prabowo Subianto.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·