Kemenimipas Usut Sel Sultan Rp 100 Juta di Lapas Blitar, 2 Petugas Diperiksa

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengusut dugaan praktik jual beli sel sultan seharga Rp 100 juta di Lapas Blitar. Dua petugas lapas saat ini tengah diperiksa internal.

Inspektur Jenderal Kemen Imipas, Yan Sultra, mengatakan proses pemeriksaan tetap berjalan dengan mengumpulkan bukti-bukti mengenai dugaan tersebut. Penanganan dilakukan berbareng tim pengamanan internal (Patnal) pemasyarakatan.

"Untuk nan di Blitar saat ini tetap dalam proses pemeriksaan, dalam makna mengumpulkan bukti-bukti," kata Yan dalam konvensi pers di Kantor Inspektorat Jenderal Kemenimipas, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).

Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lilik Sujandi, menambahkan, dua petugas nan diperiksa terdiri dari satu staf dan satu pejabat. Keduanya telah ditarik ke instansi wilayah untuk mempermudah proses pemeriksaan.

"Memang sudah ada dua petugas kami, satu staf dan seorang pejabat, nan kami tarik ke instansi wilayah dalam rangka mengintensifkan pemeriksaan," ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan praktik pungutan liar mengenai penyediaan sel unik di dalam lapas. Nilai nan disebut-sebut mencapai Rp 100 juta.

Kemenimipas menegaskan bakal menindak tegas jika terbukti terjadi pelanggaran. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan ada alias tidaknya praktik menyimpang tersebut.

Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi membenarkan mengenai berita pungli bilik unik itu. Ia menyebut ada tiga pegawainya nan menawarkan kamasr unik itu kepada narapidana.

Terbongkarnya tawaran itu berasal dari laporan napi. Dari situ, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan rupanya benar. Tiga oknum petugas menawarkan bilik unik seharga Rp 100 juta per napi.

"Kronologinya berasas laporan penduduk bimbingan alias tahanan baru ditawarkan bilik khusus," kata Iswandi dilansir dari detikJatim, Selasa (28/4). (bel/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News