Jakarta -
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur memulangkan 82 Warga Negara Indonesia (WNI) bermasalah. Puluhan WNI bermasalah itu dipulangkan dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenyih dan DTI Beranang, Malaysia.
Pemulangan ini berjalan Jumat (11/8). Hal ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, berbareng Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menegaskan kepulangan mereka menjadi prioritas utama pemerintah dalam memberikan kepastian norma dan pelindungan kemanusiaan bagi WNI di luar negeri. Dalam kunjungan kerja ke Malaysia pekan lalu, pihaknya telah menyampaikan komitmen penyelesaian masalah tersebut secara langsung.
"Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah komplit paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia," ujar Agus, Sabtu (12/9/2026).
Puluhan WNI itu terdiri dari 51 WNI dari DTI Semenyih di mana 32 di antaranya laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan. Selain itu, turut dipulangkan 31 WNI dari DTI Beranang nan meliputi 22 laki-laki dan sembilan perempuan.
Seluruh WNI nan dipulangkan tersebut dipastikan telah menyelesaikan proses norma dan keimigrasian di Malaysia serta telah mengantongi arsip perjalanan resmi. Proses pemberangkatan ke Tanah Air dilakukan secara berjenjang dan terbagi ke dalam tiga kloter.
Kloter pertama dengan tujuan Jakarta membawa 33 orang WNI menggunakan maskapai Citilink bernomor penerbangan QG-503 dan dijadwalkan tiba di Tanah Air pada pukul 21.40 WIB.
Sementara itu, kloter kedua dan ketiga diberangkatkan dengan tujuan Medan. Kloter kedua membawa enam orang penumpang menggunakan maskapai Batik Air ID-7265, dan kloter ketiga membawa 43 orang penumpang menggunakan maskapai Air Asia QZ-127.
Kedua penerbangan tujuan Medan tersebut dijadwalkan mendarat pada waktu nan bersamaan, ialah pukul 21.25 WIB. Masing-masing kloter didampingi langsung oleh petugas Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur.
Para WNI diberikan seragam kaos berwarna biru dan difasilitasi pemberian makan setibanya di airport sebelum lepas landas. Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi secara intensif dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), pihak maskapai penerbangan, dan lembaga mengenai di Jakarta maupun Medan guna memastikan seluruh tahapan dari pemberangkatan hingga debarkasi penerimaan WNI melangkah lancar tanpa hambatan.
Setibanya di Tanah Air mereka penuh sukacita dan rasa syukur. Salah satu WNI asal Madura nan sudah nyaris sembilan tahun berada di Malaysia menyampaikan ucapan terima kasih.
"Alhamdulillah, bahagia. Nggak menyangka jika sudah bisa kembali ke Indonesia, padahal sudah lama di Malaysia. Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Agus Andrianto dan Bapak Dirjen Hendarsam," ungkapnya.
(dek/dek)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·