Jakarta -
Sejumlah penduduk di Gorontalo mendengar adanya bunyi dentuman keras. Suara dentuman mirip bunyi guntur alias bunyi barang berat jatuh.
Dilansir Antara, bunyi itu terdengar di nyaris seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Warga Gorontalo Utara Kayla Rahman mengaku mendengar dentuman tersebut Sabtu (12/9/2026) awal hari.
"Kami sekeluarga kebetulan belum ada nan tidur. Sekitar pukul 00.22 Wita, bunyi dentuman itu terdengar sangat jelas dan sempat membikin seisi rumah panik," kata Kayla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku kaget dan mengira bunyi itu adalah guntur pertanda bakal turun hujan. Namun, sampai saat ini belum ada info resmi dari pemerintah alias lembaga mengenai tentang asal bunyi tersebut.
Suara dentuman juga didengar penduduk Gorontalo Utara, Ani Agustina. Dia mengaku sempat mencari tahu asal usul dan sumber bunyi melalui media sosial.
"Saya seketika mencari info di media sosial dan menemukan unggahan seorang kawan nan memperlihatkan video pendek, seperti bintang alias meteor jatuh," katanya.
Dia pun memilih membagikan video singkat itu, nan juga banyak dibagikan oleh daftar kontak lainnya di nomor WA nan dimiliki. Dia berambisi tidak terjadi sesuatu perihal nan buruk.
"Semoga ini hanya peristiwa alam biasa dan tidak menyebabkan musibah alam nan meresahkan," katanya.
Di sisi lain, Hamdan, penduduk Isimu, Kabupaten Gorontalo, mengaku mendengar bunyi dentuman dari dalam bilik rumahnya. Namun saat diperiksa tak ada barang nan jatuh ke genting rumahnya.
"Saya pikir ada sesuatu nan menimpa genting rumah karena angin pun tetap berdesir cukup kencang. Namun, rupanya saat mencari tahu di luar rumah, tidak ada barang jatuh," katanya.
Dia memandang info di akun media sosial nan dimiliki, nampak beberapa kawan menduga bunyi itu berasal dari bunyi bintang alias meteor jatuh di sekitar wilayah Limboto, Kabupaten Gorontalo.
"Sebelum terdengar dentuman keras, nampak sinar sangat terang melintas di langit Gorontalo di wilayah Telaga Kabupaten Gorontalo. Semoga tidak ada hal-hal alias musibah nan membahayakan. Kita bermohon agar terhindar dari hal-hal nan tidak diinginkan, sembari menunggu info resmi dari pemerintah alias lembaga resmi terkait," kata Hamdan mengutip salah satu unggahan di media sosial disertai video berdurasi pendek.
(dek/dek)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·