Kemenhub Bantah Penerbangan Internasional Disetop Imbas Perang Israel-AS vs Iran

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2026 |10:09 WIB

Kemenhub Bantah Penerbangan Internasional Disetop Imbas Perang Israel-AS vs Iran

Penerbangan Internasional (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan penerbangan internasional tetap beraksi di tengah geopolitik Timur Tengah. Pernyataan tersebut menanggapi rumor nan beredar soal penerbangan internasional disetop imbas perang AS-Israel vs Iran nan sudah berjalan sejak 28 Februari lalu.

"Menanggapi pemberitaan nan beredar di masyarakat mengenai dihentikannya seluruh penerbangan internasional lantaran terdampak dinamika situasi di area Timur Tengah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan bahwa buletin tersebut tidak benar," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terus memantau secara intensif perkembangan operasional penerbangan internasional nan terdampak dinamika situasi di area Timur Tengah, serta memastikan penanganan penumpang melangkah dengan baik, aman, dan terkoordinasi.

Hingga tanggal 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, terdapat dua pesawat nan tetap berstatus stranded di Indonesia, masing-masing satu unit di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan 1 (satu) unit di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, nan keduanya dioperasikan oleh Qatar Airways.

"Seiring dengan mulai dibukanya kembali wilayah udara Uni Emirat Arab, sejumlah maskapai telah mengoperasikan penerbangan secara terbatas. Emirates telah melaksanakan penerbangan terbatas dari dan menuju Jakarta dan Denpasar. Namun demikian, operasional sempat terdampak oleh gangguan pada akomodasi fuel farm di Bandar Udara Dubai pada 16 Maret 2026 nan menyebabkan keterlambatan dan penyesuaian agenda penerbangan. Penanganan penumpang terdampak terus dilakukan, termasuk melalui pengangkutan penumpang stranded secara bertahap," tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com