Tangguh Yudha
, Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2026 |12:52 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan hasil Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026. (foto: Okezone.com/Garuda)
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan hasil Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026. Hasilnya menunjukkan Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) mencapai 83,28 alias masuk dalam kategori memuaskan.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan hasil tersebut menjadi tolok ukur baru dalam mengukur kualitas jasa haji nan sekarang mencakup pelayanan sejak di dalam negeri hingga di Arab Saudi.
"IKLHI secara umum nilainya 83,28, dan ini terdiri atas dua komponen, ialah IKLHI luar negeri sebesar 82,71 dan IKLHI dalam negeri sebesar 83,85. Dengan demikian, secara keseluruhan Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia mencapai 83,28 alias berada dalam kategori memuaskan," ujarnya dalam konvensi pers, Kamis (6/8/2026).
Lebih lanjut, Amalia mengatakan penilaian tersebut merupakan hasil pengukuran dengan metodologi baru nan lebih komprehensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah.
Menurutnya, perubahan metodologi dilakukan agar cakupan pengukuran menjadi lebih luas. Jika sebelumnya hanya berfokus pada output jasa di Arab Saudi, sekarang penilaian juga mencakup proses pelayanan serta jasa nan diberikan sejak di dalam negeri hingga di Tanah Suci.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·