Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bakal memberikan penghargaan pada siswa berprestasi. Pada tahun 2026 ini, Kemendikdasmen sudah mengirim 79 siswa sebagai delegasi Indonesia ke beragam arena internasional.
Para delegasi nan telah berkompetisi sudah meraih 47 penghargaan internasional nan terdiri atas tujuh emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan, apresiasi ini merupakan penerapan dari Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid, nan menempatkan apresiasi sebagai salah satu tahapan dalam pengelolaan talenta, setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi.
“Kami terus berupaya mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Kami sedang mencari skema agar anggarannya dapat digunakan dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah," kata Mu'ti dalam keterangannya, Senin (7/9).
Melalui apresiasi tersebut, Mu'ti mengatakan prestasi siswa tidak berakhir sebagai capaian, tetapi menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan pengembangan talenta secara berkelanjutan.
"Apresiasi tersebut menjadi bagian penghargaan kepada siswa nan telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, daya juang, dan prestasi dalam arena talenta, termasuk OSN," ujarnya.
Berpeluang Raih Beasiswa LPDP
Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herjiono, mengatakan para siswa berprestasi ini berkesempatan meraih danasiwa LPDP.
"Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan mempunyai kesempatan lebih luas lagi," kata Irene.
Irene mengatakan, support jangka panjang juga diberikan melalui kesempatan melanjutkan pendidikan. Melalui Beasiswa Talenta Indonesia nan merupakan kerjasama Puspresnas dan LPDP, para talenta berprestasi mendapatkan pendanaan pendidikan program S1/D4 di dalam maupun luar negeri.
Tahun ini, telah diumumkan 174 calon penerima danasiwa S1 terdiri atas 171 calon penerima danasiwa dalam negeri dan tiga orang calon penerima danasiwa luar negeri. Mereka merupakan pemenang arena nan difasilitasi Puspresnas, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).
"OSN bukan semata-mata tentang lencana alias menjadi juara. Proses mengikuti kejuaraan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia," ujar Irene.
Kemendikdasmen, kata dia, berkomitmen memastikan setiap siswa mempunyai kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui proses nan adil, transparan, dan berintegritas. Pembinaan talenta diarahkan agar prestasi nan diraih hari ini dapat membuka kesempatan pengembangan diri dan pendidikan pada jenjang berikutnya.
“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan nan disampaikan masyarakat. Partisipasi publik merupakan bagian krusial dalam upaya berbareng untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan arena talenta nan berpihak pada murid, sejalan dengan semangat pendidikan berbobot untuk semua,” jelasnya.
38 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·