Arief Setyadi
, Jurnalis-Minggu, 29 Maret 2026 |10:23 WIB

Antrean di gerbang tol (Foto: Ist)
JAKARTA – Kemacetan di gerbang tol kerap terjadi saat arus mudik dan kembali Lebaran 2026. Selain tingginya volume kendaraan, masalah saldo e-toll nan tidak mencukupi juga menjadi salah satu penyebab antrean panjang.
Pengamat transportasi Anton Budiharjo menilai teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) dapat menjadi solusi untuk mengatasi kepadatan tersebut, terutama nan disebabkan proses transaksi di gerbang tol.
“Pada sistem konvensional nan berbasis kartu seperti saat ini menggunakan e-toll, kita kudu berakhir tap in untuk melakukan transaksi . Sehingga setiap kendaraan memerlukan waktu jasa kurang lebih 4-5 detik dan bakal meningkat drastis jika terjadi saldo kurang,“ ujar pengamat dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, Sabtu (28/3/2026).
Anton menjelaskan, kekurangan saldo e-money sering memicu intervensi petugas untuk membantu top up, nan pada akhirnya memperpanjang waktu jasa dan memicu antrean.
“Teknologi MLFF mengubah sistem tap in ini dengan menerapkan sistem pembayaran nirsentuh dan nir henti. Jadi kendaraan dapat melaju bebas (free flow) tanpa ada halangan seperti pada metode pembayaran tap in dengan menggunakan e-money,” katanya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·