Kekurangan Tenaga Kesehatan Hantui Jemaah, Timwas Haji DPR Buka Suara

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Mekah, CNN Indonesia --

Tim Pengawas Haji DPR 2026 menerima laporan soal minimnya tenaga kesehatan nan melayani jemaah pada musim Haji tahun ini.

Laporan mereka terima saat mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah pada Sabtu (23/5) pagi.

Dalam kunjungan itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Mafiroh yang juga personil Timwas Haji DPR 2026 menerima laporan bahwa jumlah tenaga kesehatan nan melayani jemaah haji tahun ini hanya sekitar 700 an orang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka melayani lebih dari 200 ribu jemaah haji. 

Tenaga kesehatan di KKHI bercerita bahwa imbas penurunan jumlah tenaga kesehatan tersebut, beban tenaga mereka menjadi sangat berat.

Pasalnya, dengan penurunan itu, sekarang 1 master dan 1 perawat kudu melayani minimal 360-445 JH dengan jam kerja 24 jam setiap hari.

Jika nakes melakukan kunjungan atau rujukan ke RS, jemaah akhirnya ditinggal.

Nihayatul mengatakan kurangnya tenaga medis itu tentu menjadi masalah tersendiri. Bagi tenaga medis, kekurangan jumlah personil pasti bakal berpengaruh besar ke beban kerja mereka.

Tak hanya bagi tenaga medis, kekurangan tenaga juga berpotensi memberikan masalah ke jemaah haji. 

"Apalagi sekarang ada kebijakan baru di rumah sakit Saudi bahwa dua orang nan sakit ini kudu ada penjaganya satu orang, dan penjaga itu kudu petugas," katanya. 

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani Heryawan khawatir penurunan jumlah tenaga kesehatan kelak bakal memberikan masalah saat puncak ibadah di Armuzna.

Pasalnya, saat ini kondisi suhu udara di Arab cukup panas dan dia khawatirkan bakal membikin banyak jemaah mudah capek dan sakit. 

Di lain sisi, jumlah jemaah haji dari golongan lansia pada tahun ini kata Netty juga cukup dominan. 

"Ya tentu memang hari ini sudah banyak ya menyuarakan bahwa sebaiknya jumlah petugas kesehatan ini dikembalikan pada skema 2023 ya," katanya. 

(agt)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional