Kekerasan Daycare Little Aresha: Balita Diikat dari Pagi, Ruangan Minim Udara

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Polresta Jogja mengungkap perlakuan ngeri para pengasuh kepada anak-anak nan dititipkan di penitipan anak (daycare) Little Aresha Jogja. Anak-anak diikat sejak mereka tiba di daycare dan baru dilepas saat bakal dijemput orang tuanya.

Kapolresta Jogja Kombes Eva Guna Pandia mengatakan anak-anak itu mendapat perlakuan tidak manusiawi dari para pengasuh. Meski tidak rinci, Eva mengungkap beberapa perlakuan para pengasuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlakuan tidak manusiawi ini salah satunya penempatan dalam satu ruangan nan overload di mana sirkulasi udaranya sangat minim. Mengikat menggunakan kain tapi dibuat seperti tali, mengikatnya ke pintu," kata Pandia dalam bertemu pers di Mapolresta Jogja, dilansir detikJogja, Senin (27/4/2026).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian menambahkan, dari info nan diperoleh, terdapat 103 anak nan terdaftar di daycare Little Aresha. Namun nan dinyatakan sebagai korban baru 53 anak dari hasil pemeriksaan sementara.

"103 itu kita lihat dari data, info yayasan. Iya info di tahun aliran ini. (Korban nan ditetapkan) tetap 53 (anak)," papar Adrian.

Adrian menjelaskan anak-anak itu mendapat perlakuan nan sama. Dari hasil visum terhadap beberapa anak, didapati luka lebam di pergelangan tangan alias kaki.

"Sampai saat ini nan kita dalami, kita juga sudah melakukan visum terhadap tiga orang anak gitu ya. Itu rata-rata lukanya di pergelangan. Artinya itu mungkin luka dari ikatan tali gitu," ungkapnya.

Adrian mengatakan anak-anak diikat sejak tiba di daycare sampai sebelum mereka dijemput orang tuanya. Ikatan hanya dibuka pada saat tertentu, ialah saat makan dan mandi.

"(Diikat) dari pagi hari, kelak setelah mau makan baru dipakain baju, difoto untuk dikirimkan pengarsipan kepada wali (orang tua), palingan waktu saat mandi, waktu saat makan itu dilepas," ungkap Adrian.

"Jadi untuk waktu itu berbeda-beda, ada nan dari hari Senin sampai Minggu, ada nan dari hari Senin sampai Sabtu, itu ada paket-paketnya. Artinya nilai itu tuh disesuaikan dengan wali siswa masing-masing. Ada nan dari pagi sampai siang, ada nan dari pagi sampai jam 5 sore, itu tergantung wali muridnya," ujarnya.

Baca selengkapnya di sini.

(azh/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News