Liputan6.com, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan telah menyegel 17.600 sepeda motor listrik nan merupakan bagian dari pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Yang sudah disegel di wilayah Sentul, Cikarang. nan besar-besar itu, nan paling banyak," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis malam 18 Juni 2026, melansir Antara.
Dia menjelaskan, penyegelan bermaksud untuk mendata dan mengamankan sepeda motor listrik nan berangkaian dengan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026.
"Sepeda motor itu belum sampai di titik nan disampaikan oleh BGN. Ini tetap di gudang-gudang milik penyedia sehingga kami mengamankan motor-motor tersebut dengan langkah menyegel agar pergerakan motor itu kami pantau dari tim penyidik," ucap Syarief.
Dia juga mengungkap, penyegelan tetap terus berjalan di titik-titik penyimpanan lainnya.
"Masih melangkah sampai hari ini, belum selesai. Ada beberapa titik," kata Syarief.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·