Kanada mencetak sejarah dengan kemenangan perdana di putaran final Piala Dunia usai melibas Qatar 6-0. Sayang, laga diwarnai cedera seram Ismael Kone.(FIFA)
TIM nasional Kanada sukses mencetak sejarah dengan meraih kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia setelah melibas sembilan pemain Qatar dengan skor telak 6-0. Namun, pesta gol di Vancouver ini kudu dibayar mahal dan menyisakan kesedihan mendalam setelah gelandang jagoan mereka, Ismael Kone, mengalami cedera serius.
Cedera parah nan menimpa Kone apalagi membikin pembimbing Kanada, Jesse Marsch, tak kuasa menahan air mata di pinggir lapangan. Insiden tersebut membayangi pencapaian historis Les Rouges nan sekarang berkesempatan besar lolos ke babak gugur.
Petaka bagi Kanada terjadi saat mereka sudah unggul 3-0 dan unggul jumlah pemain. Gelandang Qatar, Assim Omer Madibo, dan Ismael Kone terlibat perebutan bola nan sengit. Benturan keras tersebut membikin laga terhenti lama sebelum akhirnya mantan gelandang Watford itu kudu ditandu keluar lapangan.
Madibo awalnya hanya diganjar kartu kuning oleh wasit, namun balasan tersebut ditingkatkan menjadi kartu red setelah adanya intervensi dari Video Assistant Referee (VAR). Meski kudu ditandu dan menggunakan perangkat bantu pereda nyeri, Kone sempat duduk dan melambaikan tangan ke arah suporter Kanada nan terus menyanyikan namanya.
Sebelum kejadian seram tersebut, Kanada tampil sangat dominan. Cyle Larin membuka kelebihan pada menit ke-16 melalui penyelesaian akhir nan cerdik, menandai gol keduanya dalam dua laga beruntun. Tiga belas menit berselang, Jonathan David mencetak gol pertamanya untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Petaka bagi Qatar kian bertambah setelah Homam El Amin diganjar kartu merah pada menit ke-33 akibat pelanggaran ahli terhadap Tajon Buchanan. Unggul jumlah pemain, Kanada semakin merajalela dan David mencetak gol keduanya di masa injury time babak pertama.
Di babak kedua, saat Nathan Saliba mencetak gol keempat Kanada melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-63, dia melakukan selebrasi emosional dengan membentangkan jersi Kone sebagai corak penghormatan.
Dominasi Kanada bersambung di sisa laga. Pada menit ke-75, bek Qatar Mohammad Al Mannai melakukan bunuh diri setelah salah mengantisipasi sepakan Jacob Shaffelburg. Jonathan David kemudian melengkapi performa gemilangnya dengan mencetak hat-trick di masa perpanjangan waktu babak kedua setelah memanfaatkan umpan Tajon Buchanan.
Kemenangan telak dengan margin enam gol ini mengantarkan Kanada ke puncak klasemen sementara Grup B. Mereka mengoleksi poin nan sama dengan Swiss, namun unggul dalam produktivitas gol. Kendati demikian, kehilangan Kone menjadi pukulan telak bagi ambisi Kanada untuk melangkah lebih jauh di babak 32 besar nanti. (BBC/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·