Kejagung Pastikan Tetap Kejar Eddy Tansil, Aset-asetnya Tetap Diburu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan terus memburu buron Eddy Tansil, terpidana korupsi pembobolan Bank Bapindo nan telah melarikan diri selama lebih dari 30 tahun.

Selain melacak keberadaan Eddy Tansil, Kejagung konsentrasi melacak aset untuk memulihkan kerugian negara.

"Sampai saat ini kita sedang berusaha, tapi sampai saat ini belum dapat," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/6) dikutip dari detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anang menyebut, meski pelaku belum tertangkap, penyitaan sejumlah aset milik Eddy Tansil berupa duit hingga tanah terus dilakukan. Dia menegaskan perihal itu dilakoni guna memulihkan kerugian finansial negara.

"Tapi kita kan nan paling utama, di samping mencari orangnya, kita kan juga berupaya menyelamatkan aset nan sudah diambil," tegas Anang.

Terkait info letak keberadaan Eddy Tansil melalui pihak keluarga, Anang menyebut tim interogator belum mendapat titik terang. Diketahui pihak family sempat menyerahkan aset secara sukarela beberapa waktu lalu.

"Sudah (tanya keluarga), belum dapat," imbuhnya.

Eddy Tansil  merupakan terpidana korupsi di era Orde Baru (Orba) mengenai kasus pembobolan Bank Bapindo. Eddy dinyatakan terbukti menggelapkan duit US$565 juta (Rp10,1 triliun berasas kurs saat ini) melalui angsuran Bank Bapindo.

Pada 1994, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis bersalah terhadap Eddy Tansil. Eddy Tansil tetap dihukum bersalah hingga tingkat kasasi nan diputus pada 1995.

Dia dihukum penjara 20 tahun dan denda Rp30 juta. Dia juga dihukum bayar duit pengganti Rp 500 miliar dan mengganti kerugian negara Rp 1,3 triliun.

Setelah diputus bersalah, dia dijebloskan ke LP Cipinang. Pada 4 Mei 1996, Eddy Tansil kabur dari penjara Cipinang dan menghilang hingga saat ini.

Pada 2013, Kejagung mengaku mendapat info Eddy Tansil berada di China. Informasi itu dia dapatkan sejak 2011.

Setelah itu, jejak Eddy Tansil tidak pernah terlihat lagi. Keberadaannya tetap misterius hingga saat ini.

Walaupun Eddy Tansil belum ditangkap, Kejagung tetap memproses sejumlah aset Eddy Tansil di Indonesia. Rumah Eddy Tansil dan sejumlah aset lainnya mulai dilelang sejak 2021.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional