Jakarta, CNN Indonesia --
Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah menggeledah rumah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang di kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Enggak ada (penggeledahan), belum, belum ya," ujar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah kepada wartawan di Kantor Badan Pemulihan Aset, Senin (16/5).
Febrie mengatakan saat ini jajarannya tetap konsentrasi melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap para tersangka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan interogator tengah mendalami perangkat bukti lain maupun aliran biaya korupsi serta pihak-pihak nan terlibat dalam kasus korupsi tersebut.
"Kita tetap konsentrasi di beberapa orang nan kita tahan. Baik pengembangan dari perangkat bukti, aset, maupun ada orang lain keterlibatan di situ," tuturnya.
Lebih lanjut, Febrie menyebut pihaknya juga tetap belum berencana menggeledah rumah Nanik untuk mencari perangkat bukti terkait.
"Saya rasa sampai saat ini keterkaitan itu belum ada," jelasnya.
Kejagung telah menetapkan total lima orang tersangka dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Kelimanya ialah eks Kepala BGN Dadan Hindayana; eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung; kaki tangan Sony, Asep Yusuf Somantri (AYS); dan Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono.
Dalam perkara ini, Kejagung menjelaskan program MBG semestinya dikelola oleh yayasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan terafiliasi dengan sekolah penerima.
Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak SPPG nan ditunjuk lantaran mempunyai hubungan dengan petinggi BGN. Selain itu banyak yayasan sejatinya juga tidak mempunyai syarat untuk menjadi mitra SPPG.
Selanjutnya terdapat mark up nilai pengadaan peralatan sehingga terjadi kerugian nan tidak mendukung operasional penyelenggaraan MBG. Mulai dari 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet serta 5.400 unit televisi 75 inch.
(tfq/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·