Kebutuhan Suplemen Perempuan Ternyata Berbeda di Tiap Usia, Ini Alasannya

Sedang Trending 37 menit yang lalu
Kebutuhan Suplemen Perempuan Ternyata Berbeda di Tiap Usia, Ini Alasannya. Foto: Shutterstock

Pernah merasa kondisi tubuh berubah seiring bertambahnya usia, Ladies? Dulu mungkin Anda bisa beraktivitas seharian tanpa mudah lelah, tapi sekarang daya terasa lebih sigap habis. Selain itu, mulai muncul concern baru seperti kesehatan kulit, hormon, hingga daya tahan tubuh. Perubahan ini sebenarnya wajar dan merupakan bagian dari proses alami tubuh.

Ya Ladies, seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi perempuan juga ikut berubah. Tubuh memerlukan asupan vitamin dan mineral nan berbeda di setiap fase kehidupan. Karena tidak semua kebutuhan nutrisi bisa terpenuhi dari makanan sehari-hari, banyak orang mulai mempertimbangkan suplemen sebagai pelengkap.

Dilansir Women’s Health Magazine, kebutuhan suplemen wanita memang berbeda di setiap dasawarsa usia. Memahami kebutuhan ini bisa membantu Anda lebih mengenali kondisi tubuh dan menentukan langkah perawatan nan tepat. Berikut penjelasan selengkapnya, Ladies!

Usia 20-an: Fokus membangun fondasi kesehatan

Ilustrasi minum suplemen alias vitamin. Foto: Getty Images

Di usia 20-an, tubuh tetap berada dalam kondisi optimal. Energi condong tinggi, metabolisme melangkah dengan baik, dan jarang muncul masalah kesehatan serius. Meski begitu, bukan berfaedah kebutuhan nutrisi bisa diabaikan.

Pada fase ini, krusial untuk mulai membangun fondasi kesehatan jangka panjang. Asupan unsur besi menjadi salah satu nan perlu diperhatikan lantaran wanita mengalami menstruasi setiap bulan. Selain itu, omega 3 dan multivitamin juga membantu menjaga kegunaan otak, daya tahan tubuh, dan energi.

Menjaga asupan nutrisi sejak usia 20-an bisa memberikan akibat besar di masa depan. Tubuh bakal lebih siap menghadapi perubahan nan terjadi di usia berikutnya. Maka dari itu, usia 20-an menjadi fase nan krusial untuk mulai membentuk kebiasaan hidup sehat.

Usia 30-an: Menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme

Usia 30-an: Menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme. Foto: Shutterstock

Memasuki usia 30-an, tubuh mulai mengalami perubahan secara perlahan. Energi tidak selalu stabil dan hormon menjadi lebih sensitif terhadap stres maupun style hidup. Di fase ini, keseimbangan tubuh mulai menjadi konsentrasi utama.

Vitamin B kompleks krusial untuk membantu menjaga daya dan metabolisme. Selain itu, produksi kolagen dalam tubuh mulai menurun, sehingga banyak wanita mulai memperhatikan asupan kolagen untuk menjaga kesehatan kulit.

Bagi nan merencanakan kehamilan, asupan seperti folat juga perlu diperhatikan. Nutrisi ini berkedudukan krusial dalam mendukung kesehatan reproduksi. Di usia ini, menjaga keseimbangan tubuh menjadi kunci utama.

Usia 40-an: Perhatikan kesehatan tulang dan energi

Usia 40-an: Perhatikan kesehatan tulang dan energi. Foto: Kmpzzz/Shutterstock

Di usia 40-an, perubahan tubuh biasanya mulai terasa lebih jelas. Metabolisme melambat dan hormon mulai berfluktuasi. Beberapa wanita juga mulai memasuki fase perimenopause.

Kebutuhan kalsium dan vitamin D menjadi lebih krusial untuk menjaga kepadatan tulang. Selain itu, magnesium juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan membantu tubuh lebih rileks.

Pada fase ini, menjaga daya juga menjadi tantangan tersendiri. Oleh lantaran itu, krusial untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi harian. Tujuannya adalah menjaga tubuh tetap kuat dan seimbang.

Usia 50-an ke atas: Menjaga kualitas hidup

Memasuki usia 50-an, tubuh mengalami perubahan nan lebih signifikan, terutama setelah menopause. Produksi hormon seperti estrogen menurun dan berakibat pada beragam kegunaan tubuh.

Vitamin D dan kalsium tetap krusial untuk menjaga kesehatan tulang. Selain itu, vitamin B12 juga diperlukan lantaran keahlian tubuh dalam menyerap nutrisi mulai berkurang.

Di fase ini, konsentrasi utama adalah menjaga kualitas hidup. Dengan nutrisi nan tepat, tubuh tetap bisa berfaedah optimal dan mendukung aktivitas sehari-hari dengan baik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan