Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Berencana Lakukan Modifikasi Cuaca

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Berencana Lakukan Modifikasi Cuaca : Seorang anak memakai masker saat melintasi jalan nan diselimuti kabut asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (3/7/2026)(ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj.)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana bakal melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)  hujan buatan untuk menangani kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Djohan Darmawan menyampaikan telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai rencana modifikasi cuaca tersebut.

"Rekayasa cuaca hujan buatan tersebut belum dapat dieksekusi lantaran pertumbuhan awan potensial di atas kompleks TPA Jatiwaringin dan sekitarnya tetap minim," ujar dia di Jakarta, Rabu (8/7).

BNPB berbareng BMKG, sambung dia, bakal memantau dinamika atmosfer dan segera mengusulkan izin penyemaian ketika kondisi awan potensial untuk dilakukan modifikasi cuaca.

Sementara itu, Tim Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB melaporan hingga hari ketujuh ialah Selasa (7/7) ada perkembangan signifikan mengenai upaya pemadaman di TPA Jatiwaringin. 

Dilaporkan, tim campuran sukses memadamkan api di TPA Jatiwaringin dengan progres mendekati 49-50 persen.

Tim, kata Djohan, sukses melokalisasi titik api. Mesku demikian dia menjelaskan terdapat titik api nan tidak terjangkau oleh selang pemadam di darat.

Sejauh ini, BNPB telah mengerahkan empat unit armada helikopter pengebom air dari udara untuk pemadaman.

Tim, kata dia, berupaya membuka akses jalan terobosan di sisi utara dan selatan untuk bisa memadamkan api di TPA Jatiwaringin untuk mempermudah mobil Damkar masuk serta membikin embung-embung penampungan air darurat.

Air untuk pemadaman di darat disalurkan menggunakan enam hingga delapan lajur selang. Tim juga melakukan suntikan cairan kimia ke area dalam gunungan sampah agar bara api nan tersembunyi  di bawah permukaan dapat dikendalikan. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia