Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |19:42 WIB

Kebakaran lahan di Gunung Bromo (Foto: PVMBG)
JAKARTA - Aktivitas Gunung Bromo tetap berada pada Level II (Waspada) hingga Minggu (9/8/2026). Meski, area sekitar gunung tersebut dilanda kebakaran rimba sejak 3 Agustus 2026.
Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan, kebakaran rimba terjadi di sekitar Gunung Bromo dan membakar sejumlah area di area Kaldera Tengger. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kobaran api tampak membakar area tebing di sekitar Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dan merembet hingga ke area Gunung Kursi.
Kebakaran juga terjadi di beberapa lokasi, ialah sisi selatan tembok kaldera, area Savana Bromo, serta satu titik di wilayah utara sekitar Argowulan. “Kejadian tersebut merupakan kebakaran hutan/lahan dan tidak berangkaian dengan aktivitas vulkanik Gunung Bromo,” kata Lana, Minggu (9/8/2026).
Menurut Lana, kebakaran tersebut hingga saat ini belum mengganggu sistem pemantauan aktivitas Gunung Bromo. Pemantauan kegempaan dan parameter vulkanik lainnya tetap dapat beraksi dengan baik. “Seluruh aktivitas pemantauan kegempaan dan parameter vulkanik lainnya tetap dapat beraksi dengan baik,” ujarnya.
Sementara upaya pemadaman kebakaran tetap terus dilakukan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Berdasarkan hasil pertimbangan secara menyeluruh terhadap info pemantauan, tingkat aktivitas Gunung Bromo hingga 9 Agustus 2026 tetap dinilai berada pada Level II.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·