Kebakaran Melanda Depot BBM, 38 Truk Tangki Ludes

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran besar melanda depot penyimpanan bahan bakar di area Tanjaro, dekat Sulaimaniyah, Kurdistan, Irak utara. Insiden ini dilaporkan telah melukai sekitar 20 orang dan menghancurkan puluhan truk tangki.

Rekaman nan diverifikasi Al Jazeera menunjukkan kobaran api dan asap hitam tebal membubung dari letak kejadian pada Senin (17/8/2026) malam waktu setempat. Wakil Direktur Jenderal Sulaimaniyah Hersh Saeed Saleem mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Sekitar 20 orang terluka, dan seluruhnya mengalami luka ringan," kata Saleem kepada Rudaw Media Network.

Menurut laporan Rudaw, api mulai muncul sesaat sebelum tengah malam di sebuah penyimpanan di area Tanjaro, nan merupakan salah satu pusat utama pasokan bahan bakar di provinsi tersebut. Petugas darurat dan abdi negara keamanan langsung dikerahkan setelah api membesar dan sejumlah ledakan terdengar ketika kobaran menjalar ke area fasilitas.

Sementara itu, Shafaq News melaporkan dua orang mengalami luka bakar, dengan salah satunya kudu mendapat perawatan di rumah sakit.

Shafaq News, mengutip sumber lokal, melaporkan sedikitnya 34 truk tangki bensin dan empat truk tangki solar gosong terbakar. Kebakaran tersebut juga menghanguskan lebih dari 3 juta liter bahan bakar.

Wakil Gubernur Sulaimaniyah Shaho Osman mengatakan api telah sukses dikendalikan. Tim pertahanan sipil dari Sulaimaniyah memimpin proses pemadaman, sementara petugas dari Erbil menyatakan siap memberikan support jika diperlukan.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Pihak berkuasa juga tetap melakukan penilaian untuk menentukan total kerusakan akibat kejadian tersebut.

Meski skala kebakaran cukup besar, Ramyar Rizgar, ahli bicara pasar bahan bakar Sulaimaniyah, dan pemilik penyimpanan Sheikh Abdullah mengatakan kepada Rudaw bahwa mereka tidak memperkirakan kejadian tersebut bakal memicu kenaikan nilai bensin di wilayah Kurdistan.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News