Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan agar setiap masjid melakukan Salat Istiska (salat minta diturunkan hujan). Kemarau berkepanjangan tahun ini dinilai menyebabkan kekeringan, nan juga jadi pemicu kebakaran hutan.
Seruan ini disampaikan PP DMI melalui surat tertanggal 21 Agustus 2026 nan ditujukan kepada seluruh Pimpinan Wilayah (PW), daerah, bagian dan ranting DMI. Selain itu, seruan juga ditujukan pada DKM/takmir dan seluruh jemaah masjid Indonesia.
Surat ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PP DMI Jusuf Kalla.
"Periode musim tandus nan berkepanjangan nan mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran rimba nan meluas di beberapa wilayah Indonesia," tulisnya.
Selain itu, DMI juga mengimbau agar khatib Salat Istiska membujuk seluruh umat untuk bertaubat dan memperbanyak istighfar agar terhindar dari musibah dan malapetaka.
"Meminta maaf atas segala dosa (bertaubat), memperbanyak istighfar, dan bermohon sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa nan menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini," terang seruan tersebut.
PP DMI menyarankan Salat Istiska ini digelar di seluruh masjid di Indonesia dalam rentang waktu bulan Agustus hingga awal September 2026. Salat juga bisa dilaksanakan di lapangan terbuka maupun di halaman-halaman masjid.
21 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·