Menghadapi kondisi tersebut diperlukan penguatan koordinasi antarinstansi, optimasi pengerahan personel dan peralatan, termasuk kemudahan dalam mobilisasi sumber daya dalam mendukung operasi penanganan di lapangan.
Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, pemerintah provinsi berbareng pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, BNPB serta unsur mengenai dapat semakin memperkuat langkah penanggulangan, mulai dari pemadaman, penanganan akibat asap hingga upaya pencegahan agar karhutla tidak semakin meluas.
Adapun informasinya, untuk mendukung operasi di lapangan, sejumlah support peralatan telah diterima di antaranya 10 unit eksavator, sekitar 100 unit unit pemadam kebakaran, support selang air, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan koordinasi mengenai support tambahan dari pemerintah pusat maupun pihak lainnya.
Berdasarkan info Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 31 Agustus 2026 tercatat 2.285 kejadian karhutla dengan luasan total mencapai 6.587,84 hektare.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·