Kebakaran nan terjadi di Grenfell Tower, North Kensington, London Barat, pada 2017 merupakan salah satu tragedi terburuk dalam sejarah Inggris. Kebakaran dahsyat ini apalagi memicu perubahan patokan pendirian gedung tinggi di negara tersebut.
Dikutip dari laman resmi Pemerintah Inggris, peristiwa ini terjadi pada 14 Juni 2017. Api pertama kali muncul di unit Flat 16 nan terletak di lantai empat Grenfell Tower. Kebakaran dipicu korsleting pada peralatan rumah tangga di dapur unit tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama kemudian, api meluas dan merembet dari dalam Flat 16 ke bagian luar gedung.
Penggunaan panel pelapis dan bahan isolasi nan mudah terbakar pada tembok luar gedung membikin api merambat dengan kecepatan sangat tinggi. Api menjalar ke atas dan menyebar ke seluruh sisi bangunan.
Hanya dalam hitungan jam, api melalap nyaris seluruh bagian gedung apartemen bertingkat tinggi tersebut.
Kebakaran ini juga menyantap banyak korban jiwa. Sebanyak 72 orang tewas akibat musibah ini, dengan 18 di antaranya merupakan anak-anak.
Hasil Penyelidikan
Hasil penyelidikan mengungkap penyebab utama membesarnya kebakaran ini, ialah penggunaan material nan mudah terbakar. Saat renovasi, kontraktor menggunakan panel cladding Aluminium Composite Material (ACM) dengan inti polietilen (Reynobond 55 PE) dan isolasi berbahan polimer nan mudah terbakar.
Terungkap pula bahwa pada awalnya arsitek mau menggunakan panel seng nan jauh lebih aman. Namun, pihak pengelola gedung enggan menggunakannya demi menekan biaya renovasi. Panel ACM akhirnya dipilih lantaran harganya jauh lebih murah.
Tragedi ini mendorong Inggris untuk merombak izin pendirian gedung secara besar-besaran. Beberapa perubahan krusial di antaranya:
-Kontraktor secara norma wajib menyatakan tanggung jawab penuh atas keselamatan bangunan.
-Penerapan lisensi unik bagi kontraktor utama.
-Kewajiban penyampaian info mengenai bangunan secara jujur dan transparan.
-Penerapan sistem daftar hitam (blacklist) bagi kontraktor nan tidak transparan.
Kebakaran gedung tinggi ini menjadi pelajaran berbobot bagi Inggris. Sebuah gedung pada akhirnya didirikan bukan hanya untuk mengejar keuntungan, melainkan juga demi keselamatan penghuninya.
(rdp/imk)
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·