Sedikitnya 15 siswi tewas dalam kebakaran nan melanda pondok sekolah putri di Nakuru County, Kenya, Kamis (28/5) awal hari. Puluhan siswi lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Kebakaran terjadi di pondok Utumishi Girls Academy sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Polisi menyebut api telah sukses dipadamkan, tapi proses pencarian dan pemindahan korban tetap berlangsung.
Mengutip Reuters, Kepolisian Gilgil dalam laporannya menyebut jumlah korban tewas diperkirakan mencapai 15 orang. Sementara sejumlah siswi lainnya mengalami luka dalam kejadian tersebut.
"Ini situasi nan menyedihkan dan memilukan," kata pejabat kepolisian wilayah Nakuru, Masoud Mwinyi, kepada para orang tua siswa di letak kejadian, dikutip Citizen Television via Reuters.
Media lokal Kenya sebelumnya melaporkan korban tewas mencapai sedikitnya 10 orang. Namun menurut Citizen TV nan dikutip AFP, jumlah korban meninggal diduga mencapai 16 siswi, sementara 74 lainnya dirawat di rumah sakit.
"Tim respon pertama, ambulans, dan personel pendukung kami saat ini berada di lokasi," kata ahli bicara Palang Merah Kenya kepada AFP.
Menurut laporan AFP, kebakaran baru dilaporkan sekitar pukul 03.30 awal hari, alias lebih dari dua jam setelah api pertama kali muncul di asrama.
Orang tua siswa terlihat memadati area sekolah sembari menunggu berita kondisi anak-anak mereka. Aparat keamanan membatasi akses ke dalam kompleks sekolah selama proses pemindahan berlangsung.
Penyebab kebakaran hingga sekarang tetap diselidiki.
Insiden kebakaran di sekolah berasrama bukan pertama kali terjadi di Kenya. Pada 2024 lalu, kebakaran di Hillside Endarasha Academy, Nyeri County, menewaskan 21 siswa laki-laki setelah api melalap pondok sekolah pada malam hari.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·