Jakarta, CNBC Indonesia - Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti menekankan pentingnya keamanan pangan lantaran berangkaian erat dengan pembangunan berkelanjutan. Keamanan pangan pun dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, dan menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG)
"Kenapa keamanan penting? Keamanan pangan itu nan dimaksud dari sisi regulasi. Karena kita memandang program Presiden ditugaskan ke Pak Menko untuk memimpin tim koordinasi seperti Makan Bergizi Gratis itu sangat memerlukan ini," ujarnya dalam CNBC Indonesia Food Summit 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
Menurut Nani, terdapat tiga aspek nan diatur. Pertama, mencegah pangan nan tidak kondusif dikonsumsi masyarakat. Kedua, memperkuat pengawasan keamanan pangan nasional secara terpadu.
"Terakhir, terjadi KLB (kejadian luar biasa) keracunan makanan nan perlu kita mitigasi dan lakukan upaya khusus. Tapi bukan hanya program itu saja, tapi juga dari program lain juga," kata Nani.
Pemerintah pun memperkuat keamanan pangan dan merapikan sistem keamanan pangan di tanah air melalui PP Nomor 1 Tahun 2026. Beleid ini mengatur khususnya mengenai standar keamanan dan mutu pangan.
Standar keamanan dan ini pun menjadi pegangan bagi industri dalam menjaga produksinya. Salah satunya produsen makanan dan minuman, PepsiCo, nan berkomitmen menghadirkan makanan ringan dengan menggunakan bahan baku kondusif dan berkualitas.
Director of Public Policy, Government Affairs & Corporate Communications PepsiCo Gabrielle Angriani Johny mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berbobot dengan menggunakan bahan baku berkualitas. Hal ini pun ditegaskan saat membangun pabrik Cheetos dan Doritos tahun lampau dengan nilai investasi Rp 3 triliun.
PepsiCo pun memastikan spesifikasi bahan baku jagung agar sesuai standar. Untuk itu, sebagai perusahaan multinasional dengan presensinya di Indonesia, PepsiCo juga memerlukan kepastian pasokan baku nan berkualitas.
Di sisi lain, PepsiCo juga selalu aktif mengedukasi dan mengembangkan pertanian kentang dan jagung berbareng petani lokal. Upaya ini menjadi salah satu bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong produktivitas dan kualitas petani.
"Kami juga upayakan transfer pengetahuan. Ini bisa sigap dan petani bisa mau nerima pengarahan agar hasil bisa meningkat," terangnya.
Untuk mendukung keamanan pangan dan agunan bahan baku, pemerintah pun terus memperbaiki sistem. Hal ini ditegaskan oleh Asisten Deputi Keamanan dan Mutu Pangan dan Gizi Kementerian Koordinator Bidang Pangan Sabbat Christian Jannes. Dia mengatakan penataan sistem terus dilakukan agar lebih sederhana dan terintegrasi.
Di bawah komando Kemenko Pangan, pengawasan nan semula berkarakter sektoral dan sporadis sekarang pun menjadi satu kesatuan.
"Jadi berasas patokan baru, Kemenko Pangan diberikan mandat jika terjadi kedaruratan keamanan pangan. Contohnya kemarin saat terjadi kejadian luar biasa keracunan makanan," ungkapnya.
Kontribusi krusial Kemenko Pangan dalam menjaga keamanan pangan tanah air pun diapreasi melalui Food Transformation Award kepada enteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam aktivitas Food Summit 2026. Apresiasi ini diberikan lantaran perannya dalam mewujudkan masa depan pangan Indonesia nan berdikari berkelanjutan, serta mewujudkan swasembada pangan.
Bukan hanya peran besar Kemenko Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga terus melakukan pengendalian dan pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan terus dilakukan mulai dari hulu hingga hilir. Hal tersebut menjadi salah satu konsentrasi (KKP) untuk menjamin hasil komoditas RI bisa memenuhi standar global.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal KKP Andi Artha Donny mengatakan saat ini pihaknya mendorong sisi hulu agar bisa memproduksi komoditas nan bsa memenuhi standar global, mulai dari sistem produksi hingga model budidaya.
KKP juga membangun agunan mutu terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan memperbaiki SOP dan mengharmonisasi standar buyer alias internasional. Salah satu contohnya dengan keberhasilan mempercepat persoalan cesium nan cukup berat.
Dukungan KKP pada keamanan dan ketahanan pangan di tanah air pun patut diapresiasi melalui Blue Food Sovereignty Award dalam aktivitas Food Summit 2026. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dinilai lihai dalam menjaga ketahanan pangan dari sisi kelautan, di tengah dinamika dunia dan ancamam kejadian esktrem El Nino.
Ketahanan pangan dalam menjamin program MBG
Selain dari sisi ketahanan pangan, kesiapan bahan baku, hingga swasembada, langkah pemerintah wilayah untuk mengatur alur pangan pun menjadi sorotan. Ketahanan pangan juga menjadi syarat krusial agar program makan bergizi cuma-cuma bisa melangkah dengan sukses.
Salah satu wilayah nan menjadi sorotan adalah Kabupaten Bandung, nan dinilai sukses membangun koordinasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan MBG dan menjadi gambaran ketahanan pangan. Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna mengatakan daerahnya menjalankan kerjasama lintas sektor, membentuk Satgas MBG, hingga dashboard pemantauan untuk memastikan semua proses melangkah lancar.
"Jadi jika ada nan perlu dikomunikasikan, ada satgas unik ke lapangan, dan ada dashboard. Beberapa ada nan sudah jalan (dashboard MBG) ada nan belum, jadi kelak penerima faedah bakal diupdate di dashboard," kata Dadang.
Kabupaten Bandung mempunyai penerima faedah MBG sebanyak 1,25 juta jiwa. Saat ini, ada 480 dapur nan sedang dipersiapkan dan ada 413 dapur nan sudah beroperasi. Pembagian MBG disesuaikan dengan kondisi dan sebaran di masing-masing kecamatan. Berkat inovasinya ini, Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna meraih penghargaan Outstanding Achievement In Free Nutritious Meals & Food Security Award.
Selain pemerintah daerah, sektor swasta juga mempunyai peran vital dalam pemenuhan gizi nasional. Pentingnya peran swasta dibuktikan oleh PT Frisian Flag Indonesia nan telah mendampingi program MBG. Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew Saputro memastikan support perusahaan dalam program MBG lantaran mempunyai pengaruh positif.
Bukan hanya mendukung MBG, Frisian Flag telah datang sejak tahun 1990an dan menggandeng 20 ribu peternak sapi. Frisian Flag turut menerapkan upaya nan berkepanjangan dengan memperhatikan kelestarian bumi agar dapat terus dirasakan oleh generasi nan bakal datang.
Langkah nyata Frisian Flag pun mengantarkannya pada penghargaan Food Safety Excellence Awards 2026 untuk kategori Best Dairy Nutrition Company In Supporting Indonesian Families.
Keamanan Pangan di Sisi Hulu
Dukungan pada keamanan pangan juga kudu ada dari sisi hulu, di sinilah peran peran PT Pupuk Indonesia dalam meningkatkan produksi pertanian, terutama di tengah ketidakpastian dari sisi energi. Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia Dwi Satriyo Annurogo memastikan produksi pupuk urea nasional tetap melangkah sesuai rencana tanpa gangguan berfaedah dari sisi energi.
"Jadi kami punya pabrik nan operasi saat ini. Alhamdulillah operasional normal, penambahan pasokan gas ya tidak terinterupsi adanya dinamika dunia ya," katanya.
Stabilitas operasional ini memberikan ruang bagi perusahaan untuk memaksimalkan kapabilitas produksi. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya konsentrasi pada kebutuhan domestik, tetapi juga mulai memandang kesempatan pasar luar negeri.
Total produksi urea tahun ini diproyeksikan mencapai nomor signifikan. Perhitungan tersebut sudah mempertimbangkan kebutuhan dalam negeri secara menyeluruh. Oleh lantaran itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) dianugerahi Indonesia's Food Security Backbone Award dalam Food Summit 2026.
Capaian prestasi tersebut tidak lepas dari dedikasi perusahaan dengan menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk, nutrisi tanaman, hingga support ekosistem pertanian nan menopang produktivitas petani di beragam daerah.
Di sisi lain, tetap ada tantangan bagi industri garam di Indonesia, Direktur Operasi dan Pengembangan PT Garam Syarifuddin mengatakan, Indonesia sebenarnya sudah bisa memenuhi kebutuhan garamnya sendiri. Yaitu, garam konsumsi untuk kebutuhan di dalam negeri. Namun tantangan pada 2027 untuk memenuhi kebutuhan dan gap garam industri.
"Berkaitan dengan swasembada garam, salah satu program prioritas pemerintah, kami PT Garam melakukan dan merencanakan intensifikasi. Karena lahan rakyat tetap bisa dioptimalkan, tetap banyak lahan-lahan tidak produktif," katanya.
Sebagai informasi, Food Summit 2026 dengan tema "Indonesia Food Safety Urgency: Towards a New Policy Framework". Forum ini datang sebagai wadah untuk mendorong pemahaman bersama, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam penguatan sistem keamanan dan mutu pangan nasional.
Dalam aktivitas ini, juga diberikan beberapa penghargaan bagi para pihak nan berkontribusi, seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk dianugerahi Indonesia's Best Food Resilience Leadership dalam Food Summit 2026.
Acara ini didukung oleh PT Garam, Frisian Flag, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Pupuk Indonesia Persero, Pepsico Indonesia, Artha Graha Peduli, Kabupaten Bandung, PT PERKEBUNAN NUSANTARA III, dan PT. Yanno Agro Science.
(rah/rah)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·