Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons work from home (WFH) untuk ASN diperpanjang. Ia menilai perihal itu tak masalah, asal pekerjaan tetap produktif.
"Yang krusial begini, kita enggak ada masalah orang bekerja di rumah. nan krusial produksi berjalan," kata Dedi alias KDM usai menghadiri Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama antara Gubernur dan DPRD Jawa Barat mengenai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (5/8).
Menurutnya, produktivitas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap meningkat meski menerapkan pola kerja nan lebih fleksibel.
Ia menambahkan, keberhasilan tidak hanya diukur dari kehadiran pegawai di kantor, tetapi dari capaian kerja nan dihasilkan.
"Jawa Barat kan ada WFH, produksi pembangunannya meningkat dibanding nan dulu masuk tiap hari," ujarnya.
Dedi menjelaskan, tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan dari rumah. Menurutnya, pekerjaan nan berkarakter administratif tetap memungkinkan dikerjakan secara jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Sementara itu, pekerjaan nan berangkaian langsung dengan pembangunan di lapangan tetap kudu dilakukan secara tatap muka. Karena itu, penerapan WFH perlu disesuaikan dengan karakter masing-masing bagian pekerjaan.
"Yang krusial jika nan manajemen itu kerja di rumah juga enggak ada masalah. nan tidak bisa kerja di rumah ya mereka nan bekerja secara teknis di lapangan," jelasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·