KDM Perintahkan Aparat Berantas Peredaran Obat Terlarang

Sedang Trending 58 menit yang lalu
KDM Perintahkan Aparat Berantas Peredaran Obat Terlarang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri).(MI/Depi Gunawan)

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan peredaran obat keras tertentu (OKT) semestinya mudah diberantas lantaran di setiap wilayah sudah terdapat abdi negara penegak norma nan bertugas.

"Tramadol itu sebetulnya perihal nan mudah diberantas. Di setiap desa dan kelurahan kan ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ada polres dan polsek. Dan Kapolda sudah punya komitmen nan sangat kuat agar itu diberantas," kata Dedi saat ditemui di Cimahi, Selasa (4/8).

Pria nan disapa KDM ini meminta abdi negara penegak norma segera bergerak menindak tempat-tempat nan diduga menjadi letak peredaran obat keras tertentu. Ia juga mengapresiasi langkah Polresta Bandung nan sukses mengungkap kasus peredaran OKT dengan peralatan bukti sebanyak satu juta butir. Menurutnya, keberhasilan tersebut kudu menjadi contoh bagi jejeran kepolisian di wilayah lain di Jawa Barat.

"Polresta Bandung sudah mengumpulkan 1 juta butir, nah itu kudu diikuti polres lainnya," ujarnya.

KDM menyatakan, pemberantasan OKT dan narkotika kudu menjadi perhatian serius seluruh pemerintah wilayah di Jawa Barat. Ia menegaskan pemerintah tidak boleh gentar terhadap pihak-pihak nan diduga membekingi peredaran peralatan terlarang, termasuk jika melibatkan oknum ormas maupun LSM. "Ya soal beking siapapun itu, enggak ada masa negara kalah oleh nan begitu. Pokoknya sikat saja," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengaku prihatin dan malu lantaran peredaran obat keras tertentu serta tindakan kejahatan jalanan tetap terjadi di wilayahnya. "Malu, Cimahi ini kan kota tentara tapi tetap marak pemalak dan peredaran OKT. Makanya kita bakal konsentrasi bereskan," kata Ngatiyana.

Sebagai langkah penanganan, Pemkot Cimahi bakal kembali mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Premanisme untuk menekan nomor kejahatan sekaligus memberantas peredaran obat keras tertentu dan narkotika.

"Kita bakal hidupkan lagi Satgas Premanisme, memberikan tindakan keras dan tegas terhadap pelakunya. Kemudian OKT ataupun narkotika, itu kita bakal selesaikan lantaran itu kan pemicu kriminalitas," tuturnya. (DG/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia