Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi Polres Purwakarta untuk menanyakan langsung perkembangan penyelidikan kasus tewasnya seorang sekuriti berjulukan Sumarna (40), nan jasadnya ditemukan mengapung di Danau Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi nan berkawan disapa KDM berjumpa dengan interogator Polres Purwakarta dan meminta penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara.
"Saya ini lagi di Polres Purwakarta untuk menanyakan perkembangan penanganan personil sekuriti nan meninggal alias dibunuh, lampau dibuang di Danau Jatiluhur. Bagaimana perkembangannya, Pak?" tanya Dedi dalam video nan diunggah di akun IG pribadinya, Senin (27/7).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan interogator tetap terus mengumpulkan perangkat bukti dan keterangan saksi. Hingga saat ini, sebanyak 15 saksi telah diperiksa.
"Untuk perkembangan kasus nan sudah kami dalami, sementara sudah 15 saksi nan kami periksa. CCTV di luar area sekitar waduk juga sudah kami amankan," kata I Made.
Ia menambahkan, interogator juga mendalami sejumlah kemungkinan nan berangkaian dengan latar belakang kasus, termasuk persoalan pribadi maupun family korban.
"Kemudian ada beberapa asumsi alias kemungkinan-kemungkinan nan terjadi terhadap korban, baik itu persoalan pribadi maupun keluarga, sudah kami dalami. Terkait 15 saksi tersebut, semuanya sudah kami mintai keterangan untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Dedi kemudian menanyakan optimisme kepolisian dalam mengungkap pelaku kasus tersebut.
"Yang jelas optimistis pelakunya bisa ditangkap?" tanya Dedi.
"Siap, bisa," jawab I Made.
Dedi pun membujuk masyarakat Jawa Barat untuk bersabar dan memberikan kepercayaan kepada kepolisian dalam menuntaskan penyelidikan.
"Insyaallah, buat seluruh penduduk Jawa Barat, kasus ini bakal segera terungkap. Polres Purwakarta bersungguh-sungguh untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas," tandasnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·