Jakarta -
Seorang petugas keamanan di Stasiun Angke, Jakarta Barat, viral di media sosial usai cekcok dengan pengguna kereta rel listrik (KRL). Keributan ini diduga dipicu oleh penumpang nan duduk di area tangga peron.
PT KAI Commuter Indonesia (KCI) menindaklanjuti kejadian ini. KCI memeriksa petugas nan terlibat cekcok tersebut dan memberikan pembinaan agar tetap sabar dan humanis dalam memberikan pelayanan.
"Jika terbukti melanggar patokan kerja, hukuman tegas bakal diberikan," kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leza menjelaskan, kejadian tersebut bermulai saat petugas pengamanan Stasiun Angke menegur pengguna nan duduk di tangga peron stasiun.
"Bahwa petugas pengamanan stasiun nan sedang berdinas di area crossing peron 2-3 Stasiun Angke menegur dan memberikan imbauan untuk tidak duduk di area tangga lantaran dapat mengganggu flow pengguna lainnya nan bakal naik ke Commuter Line," kata Leza.
Ia menambahkan, petugas sempat menegur penumpang tersebut berkali-kali. Namun, setelah petugas selesai berdinas, dia memandang imbauannya tetap tidak diindahkan.
"Teguran dan imbauan ini sudah dilakukan tiga kali kepada pengguna tersebut namun tidak diindahkan. Usai berdinas, petugas pengamanan tersebut kembali menghampiri pengguna mengenai lantaran tersinggung atas ucapan rasis dan hinaan terhadapnya," jelas Leza.
Leza mengimbau agar seluruh pengguna KRL senantiasa mematuhi imbauan petugas demi kenyamanan bersama. KCI juga rutin memberikan pembinaan kepada petugas frontliner agar selalu mengedepankan sikap humanis.
"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk mengikuti pengarahan petugas di stasiun. Arahan ini semata untuk mengatur kenyamanan dan keamanan pengguna lainnya. KAI Commuter juga bakal melakukan pembinaan rutin kepada seluruh frontliner untuk lebih mengutamakan sikap humanis dalam memberikan pelayanannya," pungkasnya.
Sebelumnya, video cekcok antara petugas pengamanan dan penumpang KRL viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB saat petugas pengamanan Stasiun Angke menegur pengguna nan duduk di tangga peron.
(tsy/lir)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·