Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menilai di-reshuffle-nya Purbaya Yudhi Sadewa dari bangku Menteri Keuangan (Menkeu) bukanlah perihal nan luar biasa. Ia menegaskan bahwa reshuffle merupakan kewenangan prerogatif presiden.
"Oh enggak, itu pergantian biasa saja sebetulnya. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu nan istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden kan ya," ujar Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (16/9).
Ketika ditanya mengenai pengakuan Purbaya nan menyebut dicopotnya dia dari bangku Menkeu akibat perombakan besar-besaran jejeran Kemenkeu, Bambang membantah.
"Oh itu pengakuan Pak Purbaya ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada nan istimewa. Pergantian kapan saja itu sebetulnya Menteri, Wakil Menteri, siap diganti," tutur Bambang.
Meski begitu, Bambang menyebut tak tahu kondisi internal di Kemenkeu menjelang pergantian Purbaya.
"Saya jika internal-nya kita tidak tahu jika internal seperti apa. Cuma dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu nan lumrah saja sebetulnya. Bisa kapan saja. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada nan diangkat nan baru," tutur Bambang.
Adapun posisi Menkeu sekarang dijabat Suahasil Nazara nan sebelumnya mendampingi Purbaya sebagai Wakil Menteri Keuangan.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·