
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin (foto: Okezone)
JAKARTA - Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya keterlibatan penduduk sipil dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
"Tadi sudah kami sampaikan proses penyerahan kepada Puspom sudah kami lakukan, dan sampai dengan proses penyerahan kami belum menemukan adanya keterlibatan dari sipil sampai dengan proses penyerahan," kata Iman kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Diketahui, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di area Jakarta Pusat pada Kamis 12 Maret 2026 malam, usai menghadiri aktivitas podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di instansi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.
Belakangan, TNI menyatakan telah menangkap 4 orang anggotanya nan diduga jadi pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus, ialah NDP, SL, BHW, dan ES.
NDP berkedudukan kapten. Sementara SL dan BHW berkedudukan letnan satu (lettu) dan ES berkedudukan sersan dua (serda).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·