Kartu Pokemon Lagi Bikin Heboh Warga RI, Harganya Bisa Tembus Miliaran

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kartu Pokemon saat ini kembali menjadi primadona di kalangan komunitas, terutama bagi kolektor kartu Pokemon sehingga harganya pun melambung tinggi hingga menyentuh miliaran rupiah.

Dulu, kartu Pokemon mungkin hanya berhujung di dalam kotak sepatu di bawah tempat tidur. Namun sekarang, lembaran karton mini ini bisa menjadi tiket menuju kekayaan mendadak.

Fenomena kartu Pokemon alias TCG (Trading Card Game) Pokemon telah berubah dari permainan kartu biasa menjadi kejadian budaya dan ekonomi nan masif, baik di dunia dan di Indonesia. Tak hanya kembali menjadi primadona, harganya pun mulai merangkak naik hingga mencapai ratusan juta.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di salah satu gerai nan menjual kartu Pokemon di Agora Mall, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026), ada beberapa kartu Pokemon nan dipampang di sebuah lemari transparan. Pada lemari tersebut, nilai kartu Pokemon bisa mencapai jutaan rupiah, apalagi ada nan nyaris mencapai puluhan juta rupiah hingga miliaran.

Yongki, pemilik gerai tersebut mengungkapkan nilai kartu Pokemon nan dipajang di lemari tersebut dibanderol mulai dari Rp2 juta rupiah hingga Rp50 juta.

"Kalau nan di lemari itu harganya memang sudah jutaan rupiah, ada nan harganya Rp120 juta, tapi kami enggak pajang lantaran kartunya cukup langka," kata pemiliki gerai kartu Pokemon saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (21/4/2026).

Bahkan, dirinya pun mempunyai kartu Pokemon seharga Rp500 juta alias separuh miliar rupiah dan tidak mau melepasnya.

"Ada juga nan harganya Rp500 juta, tapi saya enggak lepas," lanjutnya.

Ia menambahkan, penyebab mahalnya nilai kartu Pokemon cukup beragam, mulai dari karakter nan tertera di kartu tersebut, penilaian alias grading kartu, kondisi kartu, dan lain-lain

Seperti karakter, di mana Pikachu dan Charizard menjadi nan paling banyak dicari lantaran kedua karakter ini sudah cukup kental dalam industri Pokemon.

Penjualan kartu Pokemon pada toko ONcards di Mal Agora, Jakarta, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Foto: Penjualan kartu Pokemon pada toko ONcards di Mal Agora, Jakarta, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

"Karakternya jadi penentu, seperti Pikachu, itu kan lantaran tetap jadi maskotnya Pokemon, Charizard lantaran sudah menjadi karakter unik Pokemon," terangnya.

Berikutnya penilaian kartu alias grading. Pemilik mengungkapkan pada awalnya, kartu-kartu Pokemon bisa dihargai tinggi lantaran sudah dinilai oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ialah Professional Sport Authenticator (PSA).

Semakin tinggi nilai grading-nya, semakin mahal pula potensi nilai kartu.

"Sebenarnya nan bikin mahal kartunya ialah lantaran sudah di-grading, jika kartu Pokemon itu perusahaannya PSA, dari AS, biasanya nilai paling tinggi itu 10, itu bisa mahal," jelasnya.

Penilaian alias grading berjuntai pada kualitas kartu, seperti posisi gambar karakter, kemiringan, dan lain-lain.

"Penilaian grading itu berasas kualitas bentuk kartu, misal gambarnya tepat di tengah, enggak miring-miring, whiteningnya pas, warnanya bagus, ya lebih presisi lah intinya," ujarnya.

Selain grading, kartu semakin mahal jika produksinya sudah cukup lama.

"Kartu nan keluaran tahun lama itu bisa dihargai lebih mahal, lantaran sudah mulai langka," ucapnya.

Sementara itu, Kevin, salah satu kolektor kartu pokemon, juga mengaku nilai kartu pokemon mengalami kenaikan harga.

"Iya benar, sekarang banyak nan cari kartu Pokemon, dan ada juga nan mahal-mahal," kata Kevin.

Ia mengungkapkan kejadian naik daunnya kembali kartu Pokemon lantaran pada tahun ini tepat waralaba asal Jepang itu genap 30 tahun, sehingga banyak orang, terutama organisasi fans Pokemon mulai kembali melirik kartu tersebut.

"Jadi memang hype-nya lagi naik-naiknya, terus orang momentumnya tahun ini kan pas 30 tahun Pokemon ya, jadi ramai lagi nan berburu kartu Pokemon," lanjut Kevin.

Meski begitu, tingginya nilai kartu Pokemon didasarkan pada kondisi langka seperti halnya memakai busana unik alias lain-lainnya.

"Mahalnya sih lantaran gambar nan ada di kartunya itu cukup langka, seperti kemarin saya temukan di event Blok M, itu ada gambar Pikachu berkostum Super Mario sama Luigi, itu satu set dijual Rp1,5 miliar," ujarnya.

Adapun kolektor kartu Pokemon lain ialah Keni, mengungkapkan sudah ada nan menawarkan hingga puluhan juta. Namun, Ia memilih untuk tidak melepasnya lantaran cukup langka.

"Iya betul, beberapa hari terakhir, ada nan nawarin kartu saya sampai puluhan juta, tapi saya enggak mau lepas lantaran dapatnya saja sudah cukup effort, sebagai kolektor, bukan berfaedah selamanya soal uang," kata Keni.

Kartu-kartu nan ditawar harganya berbudi pekerti Pikachu langka.

"Pikachu nan banyak dicari, mungkin lantaran tetap jadi maskot Pokemon ya, sama Pokemon-Pokemon generasi awal-awal, itu nan biasanya mahal-mahal," ucapnya.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News