Karhutla Sumsel Capai 1.926 Ha, 3 Kali Luas Kecamatan Menteng Jakarta

Sedang Trending 22 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat area nan terdampak kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan mencapai sekitar 1.926 hektare alias sekitar 19,26 kilometer persegi, per Sabtu (22/8).

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan BNPB telah mengerahkan sembilan unit helikopter dan ribuan personel campuran untuk menangani kebakaran rimba dan lahan di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu diketahui luas lahan nan terbakar sampai tanggal 22 Agustus kurang lebih ada 1.926 hektare," ujar Djohan dalam konvensi pers nan digelar di instansi BNPB, Jakarta, Sabtu.

Sebagai perbandingan, luas kecamatan Menteng, Jakarta, mencapai 6,53 kilometer persegi. Itu artinya, luas kebakaran rimba di Sumatra Selatan mencapai tiga kali luas kecamatan Menteng, Jakarta.

BNPB juga mengerahkan sekitar 11.567 personel campuran di Sumsel. Djohan mengatakan helikopter turut dilibatkan untuk patroli, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

"Di Palembang kami sudah menggelar kurang lebih ada sembilan unit Satgas Udara heli patroli, termasuk juga WB (water bombing) dan OMC dalam jenis Caravan," imbuhnya.

Ia menambahkan BNPB juga telah melakukan pemadaman dan pendinginan di Provinsi Riau dengan luas lahan terbakar sekitar 16.249 hektare.

"Sejauh ini wilayah Provinsi Riau, kita sudah mengerahkan kurang lebih ada 7 unit heli nan terdiri dari heli Bell maupun Caravan, dan water bombing. Sejak di mana Satgas Udara nan tergelar di Provinsi Riau ini sudah melakukan pemadaman dan pendinginan di kurang lebih ada area nan terbakar itu 16.249," jelasnya.

Djohan mengungkapkan sejumlah wilayah di Riau mempunyai titik panas nan cukup tinggi. Untuk itu, sebanyak 17.764 personel terlibat dalam proses penanganan kebakaran rimba dan lahan.

"Di Provinsi Riau ini kita memetakan ada beberapa wilayah nan cukup tinggi titik apinya, khususnya di wilayah Pelalawan, di mana di wilayah ini ada wilayah rimba lindung ya. Nah, di sini cukup tinggi titik apinya sehingga sampai saat ini juga kita tetap maksimal untuk memadamkan di sana," kata Djohan.

"Termasuk juga di wilayah Bengkalis dan Rokan Hilir. Ini nan menjadi hotspot-hotspot nan tinggi," lanjutnya.

Sementara itu, BNPB mengerahkan enam unit helikopter untuk mendukung penanganan kebakaran rimba dan lahan di Jambi. Armada tersebut terdiri dari helikopter Bell, satu Caravan untuk operasi modifikasi cuaca, dan empat unit water bombing.

Proses penanganan ini dilakukan berbareng sejumlah kementerian dan lembaga. Termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.

(ryn/rds)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional