Karhutla di Bangka Capai 462 Hektare, Pemerintah Gelar Apel Siaga

Sedang Trending 15 jam yang lalu
Karhutla di Bangka Capai 462 Hektare, Pemerintah Gelar Apel Siaga Bupati Bangka Fery Insani berbareng Kapolres Bangka dan Dandim melakukan pengecekan Personil dan armada.(Dok Istimewa)

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terus melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Hingga akhir Agustus ini, luas lahan nan terbakar dilaporkan telah mencapai 462 hektare nan tersebar di 250 titik kejadian.

Merespons tingginya intensitas kebakaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar Apel Siaga Karhutla guna memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh komponen terkait.

Bupati Bangka, Fery Insani, menjelaskan bahwa apel siaga ini bermaksud untuk memastikan kesiapan personel, mulai dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Polri, TNI, hingga relawan. Selain personel, kesiapan armada pendukung juga menjadi prioritas utama.

"Kejadiannya tinggi sekali, makanya kami mau memastikan semua personel dan armada siap," ujar Fery saat memimpin apel pada Jumat (28/8).

Berdasarkan info laporan nan diterima, Fery merinci bahwa dari total 462 hektare lahan nan terbakar, titik api paling banyak ditemukan di area Jalan Lintas Timur dan Desa Rebo. "Dua wilayah ini banyak ilalangnya sehingga mudah sekali terbakar," ungkapnya.

Terkait penyebab maraknya kebakaran, Bupati mengaku belum bisa memastikan apakah kejadian ini murni aspek alam alias ada unsur kesengajaan. Namun, dia memberikan imbauan keras kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan langkah membakar serta tidak membuang sampah sembarangan.

"Bukan itu saja, pengendara saya ingatkan juga jangan buang puntung rokok nan tetap ada bara apinya, lantaran sangat rawan bisa memicu karhutla," imbuh Fery.

Di sisi penegakan hukum, Kapolres Bangka AKBP Indra Fery Dalimunthe menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka mengenai rentetan kasus karhutla di wilayah tersebut. Meski demikian, kepolisian terus bersiaga dan memberikan support penuh dalam upaya mitigasi.

"Personel kami siap antisipasi karhutla, kami siagakan tim untuk itu. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran rimba dan lahan, kami bakal ambil tindakan tegas jika terbukti," tegas Kapolres.

Dukungan serupa juga datang dari TNI. Dandim 0413 Bangka Letkol Yoga Febrianto mengatakan personel Kodim telah disiagakan untuk membantu pemadaman. Sebagai langkah taktis, TNI bakal menempatkan unit pemadam di tingkat kewilayahan.

"Kami bakal tempatkan satu unit mobil damkar di Koramil untuk membantu percepatan upaya pemadaman karhutla di lapangan," pungkas Letkol Yoga.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia