Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut serikat pekerja sebagai 'rumah kedua' baginya. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) 2026.
Jenderal Listyo Sigit sebelumnya ditetapkan sebagai Anggota Kehormatan KSBSI. Dalam sambutannya, dia mengaku semakin sering berjumpa dengan kalangan pekerja dan merasa mempunyai kedekatan dengan family besar serikat pekerja.
"Di sisi lain, saya merasa bahwa semakin hari semakin saya berjumpa dengan rekan-rekan buruh, memang tanpa saya sadari bahwa ini menjadi rumah kedua saya," kata Sigit, di area Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolri Jenderal Listyo Sigit ditetapkan sebagai Anggota Kehormatan KSBSI. (dok Istimewa)
Dia mengatakan selain menjalankan tugas di lembaga Polri, pertemuan dengan serikat pekerja membuatnya merasa menjadi bagian dari family besar pekerja.
"Jadi selain di kepolisian, berjumpa dengan teman-teman serikat ini menjadi rumah kedua saya," ujarnya.
Jenderal Sigit kemudian mengaitkan statusnya sebagai personil kehormatan KSBSI dengan angan agar family besar pekerja dapat semakin sejahtera. Menurutnya, sebuah rumah kudu memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi seluruh personil family di dalamnya.
"Oleh lantaran itu tanggungjawab bagi kita, begitu kita bakal memasuki sebuah rumah, rumahnya kudu nyaman, personil family di dalamnya juga kudu sejahtera," tuturnya.
Jenderal Sigit berambisi family besar pekerja dapat semakin sejahtera (dok Istimewa)
Dia pun menyampaikan keinginannya agar pekerja Indonesia mempunyai kompetensi dan daya saing menghadapi perubahan teknologi serta perkembangan industri.
Dalam kesempatan nan sama, dia meminta Desk Ketenagakerjaan Polri semakin optimal dalam memberikan perlindungan kepada pekerja. Kapolri mau Desk Ketenagakerjaan Polri menjadi mitra strategis bagi kalangan buruh.
Dia menyebut Desk Ketenagakerjaan Polri mempunyai peran dalam membantu pekerja menangani persoalan hubungan industrial. Termasuk memberikan perlindungan dari ancaman kejahatan maupun kriminalisasi di lingkungan pekerjaan.
"Dan tentunya ini menjadi amanah bagi kami semua untuk betul-betul bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan terhadap rekan-rekan buruh, khususnya mengenai dengan masalah-masalah industrial," jelasnya.
"Namun di sisi lain juga mengenai dengan masalah-masalah nan menyangkut ataupun berakibat terhadap kehidupan nan tentunya kudu dijaga dan dilindungi pekerja dari ancaman-ancaman terhadap kejahatan ataupun kriminalisasi di lingkungan pekerjaan. Dan itu menjadi tanggungjawab dari Desk Ketenagakerjaan untuk bisa membantu rekan-rekan buruh," sambungnya.
Kapolri mau Desk Ketenagakerjaan Polri menjadi mitra strategis bagi kalangan pekerja (dok Istimewa)
Kapolri juga mengaku telah meminta jejeran Desk Ketenagakerjaan menindaklanjuti andaikan tetap ditemukan persoalan dalam penyelenggaraan tugas Desk Ketenagakerjaan. Dia menitipkan Desk Ketenagakerjaan agar dapat terus diperkuat dan diturunkan hingga generasi berikutnya.
"Dan saya tentunya titip Desk Ketenagakerjaan dengan kelak masuknya di Undang-Undang Cipta Kerja, kita harapkan Desk Ketenagakerjaan betul-betul bisa semakin optimal," katanya.
"PR-nya Pak Irhami sangat berat gimana menurunkan kepada generasi-generasi berikutnya tentang gimana Desk Ketenagakerjaan kudu menjadi mitra strategis untuk perlindungan rekan-rekan pekerja sekalian," imbuhnya.
(bel/jbr)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·