Kapolri: Kapal Tanker Pembawa 1 Ton Narkoba Ketamine Sudah Dipantau 3 Bulan

Sedang Trending 51 menit yang lalu

 Kapal Tanker Pembawa 1 Ton Narkoba Ketamine Sudah Dipantau 3 Bulan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkapkan, petugas campuran telah melakukan pemantauan selama tiga bulan terhadap kapal tanker MT Global 168 nan diduga membawa 1,16 ton narkoba jenis ketamine di Perairan Belawan, Sumatera Utara (Sumut).

"Sebagai catatan awal, tim analis dari BNN dan Bea Cukai sebenarnya telah memonitor kapal dan MT Global 168 ini sejak bulan Agustus 2026. Jadi sudah tiga bulan," kata Suyudi dalam bertemu pers di Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).

Suyudi menjelaskan, dalam pengungkapan kasus seperti ini, abdi negara memang melakukan pemantauan selama beberapa bulan sebelum akhirnya melakukan penangkapan. "Kita memang seperti itu, kita selalu menganalisa kapal itu tidak sebentar, 3 bulan, paling sejenak 6 bulan," ujar Suyudi.

Pada September 2026, kata Suyudi, kapal tersebut berangkat dari tempat docking di Pasir Gudang, Johor, Malaysia, menuju perairan Andaman, Thailand.

"Rutenya dilalui adalah dari Pasir Gudang menuju Portland untuk melakukan bunker alias mengisi air dan BBM. Setelah beberapa hari di Portland, kapal melanjutkan pelayaran menuju laut adaman untuk melakukan ship to ship guna menerima muatan ketamine," ucap Suyudi.

Terkait perihal itu, kata Suyudi, modus tersebut kerap dilakukan para penyelundup narkoba, khususnya nan melakukan pengiriman melalui jalur laut. Mereka datang dari beberapa negara, kadang dari wilayah-wilayah Laos dan sebagainya.

"Kemudian, mengadakan transaksi laut adaman alias juga bisa Selat Malaka ship to ship dari kapal ke kapal...Ada kapal membawa barang, ada nan menerima, begitu abis kelak diisi lafi, terus aja begitu," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑