Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 untuk pertama kalinya melibatkan atlet para-badminton dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Keterlibatan atlet difabel itu menjadi salah satu pembeda dalam penyelenggaraan turnamen nan digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Ketua Umum NPCI DKI Jakarta, Yasin Onasie, mengapresiasi Polri dan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) nan untuk pertama kalinya mengikutsertakan atlet NPCI dalam Kapolri Cup.
"Ya, khususnya kepada Kapolri maupun PBSI nan melibatkan NPCI baru pertama kali ini. Ini sebagai bentuk bahwa kami NPCI Indonesia juga dilibatkan untuk berkarya bagi negeri ini. Terima kasih," kata Yasin usai pembukaan Kapolri Cup 2026 bagian bulutangkis di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Senin (27/7).
Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri sekaligus Ketua Panitia Kapolri Cup 2026, Irjen Pol Mardiyono, mengatakan keterlibatan atlet difabel merupakan corak komitmen Polri menghadirkan olahraga nan inklusif dan memberi kesempatan nan sama bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi.
"Kegiatan ini juga tentunya melibatkan dari NPCI sebagai corak komitmen Polri dalam menghadirkan olahraga nan inklusif dan memberikan ruang nan setara bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkompetisi dan berkompetensi serta berprestasi," Ujar Mardiyono.
Ia menjelaskan, kategori difabel diikuti 70 atlet. Sementara kategori umum diikuti 591 peserta dan kategori Polri sebanyak 558 peserta, sehingga total peserta Kapolri Cup 2026 mencapai 1.219 orang.
Menurut Mardiyono, pertandingan kategori difabel melibatkan atlet NPCI nan dibagi berasas pengelompokkan disabilitas agar kejuaraan berjalan adil.
"Sedangkan untuk kategori difabel, pertandingan melibatkan atlet dari NPCI dan dibagi berasas kualifikasi disabilitas guna memastikan kejuaraan berjalan setara dan memberikan kesempatan nan setara bagi para atlet," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PBSI Mohammad Fadil Imran turut mengapresiasi keikutsertaan atlet para-badminton dalam turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga kudu menjadi ruang nan inklusif bagi semua atlet.
"Saya juga mengapresiasi kehadiran atlet-atlet para-badminton nan turut berperan-serta dalam kejuaraan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga adalah ruang nan inklusif nan memberikan kesempatan kepada setiap insan untuk berprestasi, menginspirasi, dan mengharumkan nama bangsa," kata Fadil
Dia menambahkan, setiap atlet mempunyai kesempatan nan sama untuk berkembang melalui proses pembinaan.
"Bagi PBSI, setiap atlet mempunyai kesempatan nan sama untuk berkembang melalui proses pembinaan nan baik. Karena masa depan bulutangkis Indonesia dibangun dari banyak panggung pertandingan seperti ini," ujarnya.
Kapolri Cup Bulutangkis 2026 berjalan pada 27 Juli hingga 1 Agustus di tiga lokasi, ialah GOR UNJ, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·