Kapolres Malang Gandeng Driver Ojol Jaga Keamanan Warga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri membujuk para pengemudi ojek online (ojol) ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malang. Dia menilai para driver ojol mempunyai peran krusial lantaran beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di keseharian.

Hal itu disampaikan Rulian saat berbincang dengan Perhimpunan Driver Ojek Indonesia (PDOI) Malang Raya di Basecamp PDOI, Perumahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (7/8/2026).

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri berbincang dengan Perhimpunan Driver Ojek Indonesia (PDOI) Malang Raya di Basecamp PDOI, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (dok istimewa)Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri berbincang dengan Perhimpunan Driver Ojek Indonesia (PDOI) Malang Raya di Basecamp PDOI, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (dok istimewa)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rulian mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi langsung dengan organisasi ojol. Dia berambisi komunikasi nan baik dapat membantu menjaga situasi keamanan di Kabupaten Malang.

"Silaturahmi ini bermaksud untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Malang nan baru sekaligus mempererat komunikasi dengan organisasi pengemudi ojek online nan ada di wilayah Malang," katanya.

Menurut Rulian, para pengemudi ojol dapat ikut berkedudukan dalam menjaga kondusivitas lingkungan. Mobilitas driver nan tinggi membikin mereka bergesekan dengan beragam lapisan masyarakat setiap hari.

"Kami membujuk seluruh organisasi ojol untuk bersama-sama membantu menjaga situasi keamanan dan kamtibmas agar tetap kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Malang," ujarnya.

Rulian juga mengingatkan agar para driver tetap tertib dan tenteram ketika menjalankan aktivitas komunitas. Dia meminta setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi dan tidak berkembang menjadi tindakan anarkis.

"Kami mengimbau kepada para ojol agar dalam melaksanakan aktivitas dilaksanakan secara tertib, damai, dan tidak berkembang menjadi tindakan pemberontak ataupun dimanfaatkan oleh pihak-pihak nan dapat mengganggu kondusivitas wilayah," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PDOI Jawa Timur Puji Waluyo mengatakan organisasi ojol tidak hanya menjalankan aktivitas sebagai pengemudi. Para personil juga aktif dalam beragam aktivitas sosial di tengah masyarakat.

Menurut Puji, komunikasi antara organisasi ojol dan kepolisian krusial agar persoalan nan muncul di lapangan dapat segera disampaikan dan dicarikan solusi.

Ia juga menyebut keberadaan organisasi ojol kamtibmas dapat menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama pengemudi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami berambisi semakin memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi ojol dalam menjaga kondusivitas kamtibmas," kata Puji.

Dalam pertemuan tersebut, Rulian turut menyerahkan support sembako kepada perwakilan PDOI Malang Raya. Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berakhir pada pertemuan antara polisi dan organisasi ojol, melainkan menjadi bagian dari upaya berbareng menjaga keamanan bagi masyarakat Kabupaten Malang.

(fca/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News