Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengunjungi family korban musibah tenggelamnya Kapal Virgo rute Surabaya-Banjarmasin di laman Masjid Al-Hasbi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut(Dok Pemkab Garut)
PEMERINTAH Kabupaten Garut memberikan support moril sekaligus memastikan pendataan, termasuk kebutuhan identifikasi bagi family korban asal Garut, dapat segera ditangani. Sebelumnya, pada Minssu (13/9) awal hari, kapal Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan membawa 243 orang. Sebanyak 23 orang di antaranya merupakan penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan pihaknya berkomitmen mendampingi family korban, termasuk mengupayakan pemulangan jenazah ke Kabupaten Garut. Pemkab Garut juga tengah berkoordinasi dengan Basarnas dan lembaga mengenai di letak kejadian, terutama untuk memperlancar proses pemindahan dan pemulangan korban.
"Ya pertama kami berupaya bisa segera diidentifikasi family korban berasal dari Garut dan kedua mereka sangat berambisi bahwa korban nan meninggal itu bisa dibawa kembali ke Kabupaten Garut. Saya sampaikan bakal mengupayakan semaksimal mungkin, agar kelak dilihat koordinasi dengan Basarnas disana," ujar Abdusy Syakur Amin, Senin (14/9).
Menurut Abdusy, berasas info nan diperoleh Pemerintah Kabupaten Garut, tercatat 23 penduduk Garut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, 11 orang dinyatakan selamat, satu orang dikonfirmasi meninggal dunia, sedangkan korban lainnya tetap dalam proses pencarian.
Informasi tersebut diperoleh Pemkab Garut melalui komunikasi langsung dengan pihak keluarga, baik melalui panggilan video maupun pesan.
"Pemerintah Kabupaten Garut juga bakal memfasilitasi kebutuhan administratif dan koordinasi lintas wilayah mengenai terutama dalam penanganan korban, mengingat letak kejadian di perairan antara Surabaya dan Banjarmasin. Kita bakal koordinasi lantaran lokasinya di tengah dan paling dikirim ke Surabaya alias Banjarmasin," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai penduduk Garut nan menjadi korban dalam kejadian tenggelamnya Kapal Virgo 8 nan bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan laporan nan diterima, terdapat 23 penduduk Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, nan menjadi korban dalam kejadian terbaliknya kapal tersebut. Satu orang di antaranya meninggal bumi atas nama Enjang.
"Tenggelamnya kapal Virgo 8 membikin 23 orang penduduk Desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menjadi korban. Sebanyak 11 orang dalam kondisi selamat berjulukan Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, Muhammad Iwan, Erik, Iki, Muhammad Agus, Fauzan, dan Fathir. Lalu 11 orang belum ditemukan ialah Utep, Acim, Usep, Raden, Kiki, Rio, Hakim, Salbi, Aep, dan Ikhsan," pungkasnya. (AD/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·