Kapal Tujuan Singapura Tenggelam, Delapan ABK Dievakuasi di Perairan Batam

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kapal Tujuan Singapura Tenggelam, Delapan ABK Dievakuasi di Perairan Batam Petugas mengevakuasi delapan ABK KM Batam Indah 9 nan tenggelam di perairan Batam, Selasa (23/6/2026).(Dok Istimewa)

KAPAL pengangkut peralatan tujuan Singapura tenggelam di perairan Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026). Delapan anak buah kapal (ABK) KM Batam Indah 9 sukses dievakuasi dalam kondisi selamat.

KM Batam Indah 9 diketahui berangkat dari Sekupang menuju Singapura dengan membawa muatan komponen elektronik. Dalam perjalanan, kapal mengalami kebocoran pada bagian buritan nan diduga akibat kondisi kayu lambung kapal nan sudah lapuk.

Air laut nan terus masuk membikin kapal tidak bisa memperkuat hingga akhirnya tenggelam. Meski demikian, seluruh awak kapal sempat berupaya melakukan penanganan darurat sebelum akhirnya kapal tidak dapat diselamatkan.

Seluruh ABK kemudian dievakuasi oleh kapal nan melintas di sekitar letak kejadian dan dipindahkan ke LCT Ayu 68 untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Salah satu ABK, Zulkipli, 55, menceritakan detik-detik sebelum kapal tenggelam. Ia menyebut air mulai masuk secara perlahan sebelum kondisi kapal semakin susah dikendalikan.

"Kami sempat berupaya menutup bagian nan bocor, tetapi air terus masuk. Tidak lama kemudian kondisi kapal makin miring dan akhirnya kami kudu menyelamatkan diri masing-masing," ujarnya.

Laporan kecelakaan laut tersebut kemudian diterima unsur patroli TNI Angkatan Laut dari Satuan Patroli Koarmada IV melalui KAL Mapor. Petugas segera dikerahkan ke letak untuk membantu proses pemindahan dan memastikan kondisi para korban.

Selain melakukan pengamanan di sekitar letak kejadian, KAL Mapor juga mengawal LCT Ayu 68 menuju titik kondusif sebelum seluruh ABK dipindahkan ke kapal patroli tersebut.

Seluruh korban kemudian dibawa ke Dermaga Koarmada IV Batam untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Dinas Kesehatan Koarmada IV. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh awak kapal dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka serius.

Delapan awak kapal nan sukses dievakuasi terdiri dari Adenan, 47, selaku nakhoda, serta Dedi Santoso, 30, Zulkipli, 55, Sumantri, 55, Azwar, 39, Murdin Siregar, 50, Lukman, 40, dan M. Pirnando, 26.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh proses pemindahan berjalan lancar hingga para ABK sukses dibawa ke daratan dengan selamat. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia