Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Wibowo mendorong para pengemudi ojek online (ojol) menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Hal itu disampaikan Wibowo saat menerima audiensi dari Komunitas Ojol Nasional di NTMC Korlantas Polri, Selasa (11/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wibowo mengatakan aktivitas pengemudi ojol nan setiap hari berada di jalan dan berinteraksi dengan masyarakat membikin mereka mempunyai peran krusial dalam mendukung tugas kepolisian lampau lintas.
"Ojol ini selain sebagai pekerja transportasi, juga merupakan wajah pelayanan publik lantaran banyak bergesekan dengan masyarakat. Sama dengan kami, kegunaan lampau lintas merupakan kegunaan kepolisian nan paling banyak terlihat dan paling terdepan," kata Wibowo dalam keterangannya, Selasa.
Atas dasar itu, Wibowo meminta para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan dengan mengutamakan keselamatan saat bekerja. Baik untuk diri sendiri, penumpang, peralatan nan dibawa, maupun pengguna jalan lainnya.
"Harapan kami ke depan, kawan-kawan ojol bisa menjadi nan pertama, mitra keselamatan lampau lintas, paling tidak bagi dirinya sendiri maupun bagi kawan-kawannya," ujarnya.
Selain itu, kata Wibowo, para para pengemudi ojol juga bisa memanfaatkan jasa hotline 110 untuk melaporkan kejadian nan memerlukan penanganan polisi. Informasi juga dapat disampaikan melalui pos polisi terdekat.
"Saat ini Bapak Kapolri sudah membuka hotline 110 ya, silakan kelak kawan-kawan nan memang mau memberikan info apa pun itu, bisa disalurkan melalui hotline 110 alias bisa melalui pos polisi nan terdekat," ucap dia.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Ojol Nusantara Dianton menerangkan sejak asosiasinya memang mau mendorong pengemudi ojol ikut berkontribusi dalam keselamatan berlalu lintas. Sejumlah aktivitas juga telah dilakukan di lapangan.
Kata dia, Asosiasi Ojol Nusantara hingga sekarang telah menjangkau sekitar 22 hingga 24 provinsi dengan 2.477 personil nan terdaftar di seluruh Indonesia.
"Cita-cita kami sejak awal adalah menjadi duta pelopor keselamatan berlalu lintas. Teman-teman di lapangan juga sudah banyak melakukan aktivitas nan berakibat langsung, seperti safety riding dan pertolongan pertama," tutur dia.
Dianton menyebut saat ini pihaknya tinggal menunggu pengarahan dari Korlantas Polri sebelum Asosiasi Ojol Nusantara resmi dideklarasikan. Setelah deklarasi, lanjut dia, pihaknya siap mengambil peran lebih besar dalam membantu kepolisian menjaga keselamatan di jalan.
"Ketika kelak Asosiasi Ojol Nusantara sudah dideklarasikan, kami siap menjadi garda paling depan untuk membantu pihak kepolisian, terutama Korlantas Polri," kata Dianton.
(dis/ugo)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·