Kakek 70 Tahun Hampir Diculik di PIK Masih Trauma, Takut Keluar Rumah Sendirian

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Jakarta -

Polisi mengungkap kondisi terkini kakek 70 tahun, GH, nan menjadi korban percobaan penculikan oleh dua pelaku, CW (31) dan FAP (26), di area PIK, Jakarta Utara. Polisi menyebut kakek tersebut tetap trauma dan takut keluar rumah sendirian.

"Korban tetap trauma dan takut jika keluar rumah sendirian," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Sampson mengatakan polisi memberi pendampingan ke korban. Polsek Metro Penjaringan juga meningkatkan patroli di sekitar tempat kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari awal kejadian tim langsung mendampingi korban dalam pemeriksaan dan dari Polsek meningkatkan patroli di sekitar TKP," katanya.

Sebagai informasi, percobaan penculikan terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV nan diperoleh penyidik, terlihat ada mobil mengikuti korban nan sedang melangkah kaki untuk berolahraga di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Tak lama kemudian, seorang laki-laki turun dari kendaraan tersebut dan langsung mendekati korban. Pelaku berupaya memasukkan korban ke dalam mobil. Korban melawan sehingga selamat dari upaya penculikan.

"Pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil. Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak sukses melakukan penculikan tersebut," jelas Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea.

Dalam rekaman CCTV, korban dan pelaku sempat terlibat pergulatan. Keduanya apalagi terlihat terjatuh ke jalan saat terjadi tarik-menarik.

Korban terus melawan dan berteriak meminta pertolongan. Teriakan korban diduga membikin pelaku panik. Pelaku akhirnya menghentikan aksinya dan memilih melarikan diri dari letak kejadian sebelum sukses membawa korban.

Terbaru, polisi telah menangkap dan menetapkan CW dan FAP sebagai tersangka dalam kasus ini. CW diduga menjadi dalang penculikan itu lantaran dendam hubungan dengan anak korban tak direstui.

(haf/haf)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News