KAI berkomitmen beri kompensasi kepada korban kecelakaan KA di Bekasi.
, BEKASI, – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan komitmennya untuk memberikan kompensasi kepada korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Komitmen ini dinyatakan oleh Vice President PT KAI, Anne Purba, dalam konvensi pers nan digelar pada Selasa awal hari.
KAI bertanggung jawab sepenuhnya atas penyembuhan, asuransi, dan kebutuhan lain untuk mendukung para korban. "Semuanya pasti bakal kami siapkan. KAI pasti bakal bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan nan lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," ujar Anne Purba.
Sebelumnya, KAI mengonfirmasi bahwa sebanyak 240 penumpang kereta api Argo Bromo Anggrek selamat dan telah dievakuasi dari letak kecelakaan nan juga melibatkan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
Selain itu, terdapat total 38 penumpang KRL Commuter Line nan telah dievakuasi dan menerima perawatan di beberapa rumah sakit terdekat. "38 orang penumpang KRL ini sudah kami pemindahan dan diteruskan ke rumah sakit terdekat, ada di Primaya, RSUD, dan juga dua rumah sakit lainnya di sekitar Stasiun Bekasi," ungkap Anne Purba.
Anne juga menyatakan bahwa family korban nan belum dapat dihubungi dapat melakukan pengaduan ke posko pengaduan di Stasiun Bekasi Timur ataupun melalui pusat panggilan KAI di 121. Fokus utama KAI saat ini adalah pemindahan penumpang dan awak serta penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·