Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |16:18 WIB

Kadin Indonesia dan Kadin Thailand (Foto: Okezone)
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin Indonesia) Anindya Bakrie menyatakan penguatan sinergi ekonomi antara Indonesia dan Thailand melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) strategis. Langkah ini dinilai menjadi momentum krusial untuk mempererat kerja sama perdagangan, investasi pasar karbon, hingga mendorong ketahanan pangan di area ASEAN.
Pernyataan Anindya ini disampaikan dalam forum upaya Indonesia-Thailand, nan digarap Kamar Dagang Industri Indonesia dan Thailand. Forum ini menjadi lanjutan rangkaian lawatan PM Anutin dan delegasi bisnisnya ke Indonesia selepas berjumpa Presiden Prabowo Subianto, kemarin (3/8/2026).
Anindya memaknai kunjungan PM Thailand ke Indonesia ini sebagai momen berhistoris lantaran kali pertama sejak kurun waktu 15 tahun belakangan. Anin menekankan momentum ini dimanfaatkan bumi upaya kedua negara untuk memperkuat sinergi ekonomi.
"Kita tahu bahwa Thailand dan Indonesia adalah dua ekonomi terbesar di ASEAN nan mewakili nyaris 350 juta orang dengan output mendekati dua triliun dolar. Kami melaporkan telah menandatangani dua MoU, ialah kerja sama antara Kadin Indonesia dengan Board of Trade dan Kamar Dagang Thailand, serta kerja sama mengenai pasar karbon," kata Anindya dalam aktivitas Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Anindya mengatakan soal kerja sama pasar karbon difokuskan untuk membangun ekosistem perdagangan emisi nan berintegritas tinggi serta saling terhubung di area regional. Inisiatif ini dinilai sangat tepat waktu di tengah pesatnya perkembangan teknologi kepintaran buatan (AI) dan pertumbuhan industri nan meningkatkan kebutuhan daya secara global.
"MoU pasar karbon dimaksudkan untuk memajukan pasar karbon berintegritas tinggi dan memobilisasi investasi proyek karbon seiring lonjakan industri AI. Hari ini kita berfokus pada ekonomi halal, jasa, dan manufaktur hilir nan menjadi area tempat kita dapat membikin perbedaan besar," ujar Anindya.
Hubungan bilateral Indonesia dan Thailand ditopang oleh komitmen kuat terhadap multilateralisme serta pemajuan kemakmuran area ASEAN. Kadin Indonesia menegaskan kesiapan penuh mendukung keketuaan Thailand di ASEAN pada tahun 2028 melalui wadah Dewan Penasihat Bisnis ASEAN (ASEAN-BAC) dan Dewan Penasihat Bisnis APEC.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·