Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menyoroti soal daging daging sapi nan tetap impor. Menanggapi perihal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui Indonesia belum swasembada daging sapi.
Zulhas menjelaskan Indonesia tetap impor sekitar 1 juta sapi. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Zulhas mengatatan pemerintah tengah menyiapkan langkah untuk mempercepat pengembangan peternakan sapi nasional dengan bekerja sama dengan sejumlah negara untuk mendatangkan sapi indukan.
"Iya, bener. Kita tetap impor 1 juta sapi. Sudah ada kami usulkan Perpres (Peraturan Presiden) untuk pengembangan dengan sigap gitu. Nanti kerja sama dengan beberapa negara agar kita bisa masuk indukan, ya. Indukan sapi itu," terang Zulhas Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulhas menyebut sapi indukan tersebut dapat didatangkan dari sejumlah negara, termasuk negara-negara di Eropa dan Brasil.
"Bisa dari Eropa, bisa dari Brasil, dan lain-lain. Kan enggak mudah juga tuh dapet indukan," ujar Zulhas.
Zulhas menambahkan, soal bawang putih, pemerintah bakal mulai aktivitas menanam bawang putih secara massal di 17 provinsi demi menekan impor.
"Tanam kita. Kan besok tanggal 19 dipelopori oleh Pak Kapolri, Mentan (Menteri Pertanian) dan lain-lain, kita dan Pak Presiden bakal melaunching 17 provinsi untuk tanam memulai tanam bawang putih," tutur Zulhas.
(ada/hns)
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·