Member K-pop dunia Jeon Jungkook.(Dok. the Korea Times)
NIAT Jungkook BTS, untuk memberikan kejutan manis bagi para penggemarnya justru berujung pada situasi nan tidak menyenangkan. Interaksi spontan nan awalnya penuh kehangatan tersebut berubah menjadi ancaman serius setelah sejumlah penggemar obsesif alias sasaeng dilaporkan mendatangi kediaman pribadinya.
Kejadian ini bermulai pada Senin (1/6), saat Jungkook berkomunikasi dengan fans melalui media sosial di sela-sela aktivitas lari paginya di sepanjang Sungai Han, Seoul. Dalam kesempatan tersebut, dia membikin janji dadakan untuk bersedia diajak berswafoto (selfie) bagi siapa pun fans nan kebetulan berhadapan dengannya.
Tak lama berselang, sejumlah foto Jungkook nan tengah berpose ramah dengan fans beredar luas di jagat maya. Namun, suasana positif tersebut seketika berubah drastis setelah perincian rute lari sang pujaan tersebar, nan memicu para penguntit untuk berkumpul di area dekat rumahnya.
Merasa privasinya terancam, Jungkook langsung mengunggah pesan peringatan keras melalui platform media sosial. Ia tidak menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap perilaku nan melampaui pemisah tersebut.
"Aku tidak menyuruhmu untuk menunggu di dekat rumahku. Aku betul-betul bakal mengeksposmu," tulis Jungkook dengan nada tegas.
Selain pesan tertulis, Jungkook juga membagikan rekaman video singkat nan memperlihatkan dirinya sedang melakukan aktivitas memukul (boxing). Unggahan tersebut diduga kuat sebagai corak pelampiasan emosi dan kekesalannya atas gangguan privasi nan dia alami setelah bersikap ramah kepada publik.
Insiden ini kembali memicu perdebatan panas di kalangan netizen mengenai masalah menahun di industri K-pop mengenai perilaku sasaeng. Meskipun agensi dan artis sering kali mencoba menjalin kedekatan dengan penggemar, tindakan obsesif nan melanggar ruang pribadi tetap menjadi ancaman nyata bagi keamanan dan kesehatan mental para idola.
Hingga saat ini, para fans setia BTS (Army) terus menyuarakan support bagi Jungkook dan mendesak pihak berkuasa serta agensi untuk mengambil tindakan lebih tegas terhadap para penguntit nan membahayakan privasi sang artis. (The Korea Times/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·