
Pelatih Manchester City, Josep Guardiola. (Foto: Instagram/mancity)
MANCHESTER – Kepergian Josep Guardiola dari bangku kepelatihan Manchester City tampaknya betul-betul bakal terjadi di akhir musim 2025-2026. Spekulasi kepergian Guardiola itu pun semakin menguat usai Man City dikabarkan telah mendekati mantan pelatih, Chelsea, Enzo Maresca untuk menggantikan Pep –sapaan berkawan Guardiola.
Ya, setelah 10 musim nan bergelimang trofi, Guardiola dikabarkan bakal meninggalkan bangku pelatoih Manchester City pada musim panas mendatang. Kabar ini mengejutkan banyak pihak lantaran pembimbing asal Catalan tersebut sebenarnya tetap mempunyai perjanjian hingga tahun 2027.
Meskipun pihak klub tetap meletakkan angan agar sang pembimbing melakukan U-turn alias pembatalan keputusan, persiapan untuk melepas legenda hidup mereka sudah mulai dilakukan, termasuk wacana mengabadikan namanya menjadi nama salah satu tribune di Stadion Etihad.
1. Satu Dekade Memimpin
Sejak menukangi The Citizens –julukan Man City– pada Juli 2016, Guardiola telah mengubah wajah Premier League. Dalam satu dasawarsa kepemimpinannya, dia sukses menyumbangkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, lima Piala Liga, dan dua FA Cup. Musim ini pun, dia tetap berkesempatan menambah koleksi trofinya sebelum betul-betul melangkah pergi.
Josep Guardiola. (Foto: Instagram/mancity)
Laporan dari orang dalam industri sepak bola menyebut bahwa seluruh komponen di dalam klub sudah menyadari keputusan laki-laki berumur 55 tahun tersebut. Alasan utama kenapa buletin ini belum meledak di media arus utama adalah lantaran kredibilitas info nan sangat dijaga, mengingat sifat Guardiola nan tetap mungkin berubah pikiran di menit-menit terakhir.
Namun, saat ini, arah angin menunjukkan bahwa musim 2025-2026 bakal menjadi perjalanan terakhirnya di tanah Inggris.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·