Usai setahun menjalani pengobatan kanker payudara, musisi Jessie J dinyatakan ‘cancer free’ pada Kamis (21/5). Ia mengaku menangis haru saat mendengar hasil pemeriksaan pemeriksaan tahunannya tersebut.
Perjuangannya hingga berada di titik ini tidaklah mudah. Ia apalagi kudu membatalkan konser dan hiatus dari bumi musik untuk konsentrasi menjalani pengobatan kanker payudara. Jessie J juga mengalami sejumlah serangan bentuk lain nan turut memengaruhi kehidupannya.
Pertama kali Jessie J mengumumkan pemeriksaan kanker payudara
Jessie J pertama kali mengumumkan dirinya mengalami kanker tetek stadium awal pada Juni 2025. Saat itu, pelantun lagu Price Tag ini berupaya menyakinkan dirinya dapat pulih lantaran kankernya sukses dideteksi secara dini.
"Aku didiagnosis kanker tetek stadium awal... Kanker dalam kondisi apa pun itu tidak menyenangkan. Selama beberapa waktu ini saya sudah melakukan beragam tes kesehatan, dan saya mau berbagi berita ini dengan semuanya," ujar Jessie J waktu itu.
Tak lama dari pengumuman tersebut, wanita kelahiran 1988 ini menjalani mastektomi, ialah prosedur bedah untuk mengangkat sebagian alias seluruh jaringan payudara.
Alami kerontokan rambut nan parah usai operasi
Dua bulan setelah operasi, tepatnya pada Agustus 2025, Jessie mengungkapkan rambutnya mengalami kerontokan parah. “Rambutku rontok gila-gilaan sejak operasi,” ceritanya.
Tak hanya itu, Jessie J juga mengalami nyeri pada bagian dada akibat implan pascaoperasi. Di tengah kondisi ini, dia berupaya untuk menjalani hari-harinya seperti biasa, termasuk merawat buah hatinya, Sky Safir.
Ketika kondisinya mulai membaik, dia pun kembali tampil di atas panggung untuk pertama kalinya dalam aktivitas BBC Radio 2 in the Park di Leicester, Inggris, pada September 2025.
Momen itu menjadi cukup emosional, mengingat Jessie J baru saja menjalani operasi kanker payudara. Ia pun merasa berterima kasih dapat kembali ke panggung dan bernyanyi.
“Sebagian dari kalian mungkin tahu, sebagian lagi mungkin tidak tahu—tapi saya menjalani operasi kanker tetek 11 minggu nan lalu. Dan dalam pagelaran terakhir (Capital's Summertime Ball) nan saya lakukan—saya sama sekali tidak tahu apa nan bakal terjadi dan saya tetap dalam proses pemulihan. Tapi dokterku mengatakan saya kudu tenang,” ujar Jessie J nan dikutip dari People.
Bertemu dan berpelukan dengan Putri Catherine
Dalam perjalanan pemulihannya, Jessie J juga sempat berjumpa dan berpelukan dengan Catherine, Princess of Wales, dalam aktivitas Royal Variety Performance pada November 2025. Meski sikap Jessie J dianggap melanggar protokol kerajaan lantaran menyentuh lengan Putri Catherine, tapi pelukan itu tetap berjalan emosional.
“Aku baru saja mengalami kanker payudara. Aku hanya mau memelukmu. Kanker betul-betul membikin hidup terlihat dari perspektif nan berbeda,” ujar Jessie kepada Putri Catherine, dikutip dari Daily Mail.
Selain berbagi support dengan Putri Catherine, selama masa pengobatan Jessie J juga konsisten membagikan berita lewat media sosial. Awalnya Jessie J ragu untuk membagikan berita ini ke publik, dia mengaku takut media bakal memberitakan kondisinya secara berlebihan.
Namun dia meyakini bahwa kanker tetek tak bisa dijalani sendirian. Oleh lantaran itu, dia berambisi pengalamannya bisa memberikan semangat pada sesama wanita nan mengalami perihal serupa.
“Aku hanya mau terbuka dan berbagi cerita. Karena saya tidak banyak membicarakannya. Aku tidak memprosesnya lantaran saya banyak bekerja. Tapi saya juga tahu bahwa akibat berbagi cerita itu baik untukku, lantaran saya tahu banyak nan memberikan cinta, dukungan, dan juga berbagi cerita masing-masing,” ujar Jessie J.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·