Jemaah Haji Diminta Tak Bawa Zamzam di Koper, Akan Dapat 5 Liter di Debarkasi

Sedang Trending 9 jam yang lalu
Suasana Masjidil Haram saat jemaah Haji lakukan tawaf ifada. Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan fase kepulangan menjadi tahapan krusial dalam penyelenggaraan ibadah tahun ini.

“Pada hari ini, Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan 15 Zulhijjah 1447 Hijriah, penyelenggaraan ibadah haji memasuki hari operasional ke-42. Alhamdulillah, secara keseluruhan rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terus melangkah dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali,” ujar Maria di Jakarta, Senin (1/6).

Maria menyampaikan, meski terdapat beberapa catatan di lapangan, seluruh masukan bakal menjadi bahan pertimbangan Kemenhaj untuk meningkatkan kualitas jasa pada penyelenggaraan ibadah haji berikutnya.

“Tentu ada beberapa catatan di lapangan. Ini menjadi bahan pertimbangan kami agar pelayanan kepada jemaah ke depan semakin optimal,” katanya.

Petugas mengumpulkan air zamzam beragam bungkusan nan disimpan di dalam koper bagasi jamaah haji Indonesia setelah dipindai dengan mesin x-ray di salah satu letak penyortiran di Makkah, Arab Saudi, Senin (16/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Menurut Maria, rangkaian utama ibadah haji nan telah dilalui jemaah Indonesia melangkah dengan baik. Capaian tersebut menjadi bekal krusial bagi jemaah untuk melanjutkan tahapan berikutnya, ialah proses kepulangan ke Tanah Air secara bertahap.

“Alhamdulillah, rangkaian utama ibadah haji nan telah dilalui jemaah Indonesia melangkah dengan lancar, aman, tertib, dan terkendali. Saat ini, sebagian jemaah mulai memasuki fase kepulangan ke Tanah Air,” jelasnya.

Pada hari ini, dijadwalkan sebanyak 17 kloter jemaah haji Indonesia pulang ke Tanah Air. Hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 12 kloter telah diberangkatkan menuju Indonesia dengan total 3.479 jemaah dan 36 petugas.

Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia nan telah menunjukkan kedisiplinan, kesabaran, dan kepatuhan terhadap pengarahan petugas selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Jubir Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf. Foto: Kemenhaj/Youtube

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia. Kami juga memohon maaf andaikan tetap terdapat kekurangan selama penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. Segala saran dan masukan dari Bapak dan Ibu jemaah menjadi bekal kami untuk memberikan pelayanan nan lebih optimal pada masa penyelenggaraan ibadah haji ke depan,” ujar Maria.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji Indonesia nan terus memberikan layanan, pendampingan, perlindungan, dan pengawasan kepada jemaah.

Terkait fase kepulangan, Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah nan masuk dalam agenda kepulangan agar mempersiapkan peralatan bawaan dengan baik. Jemaah diminta mengikuti agenda pergerakan nan telah ditetapkan serta mematuhi seluruh pengarahan petugas, baik di hotel, saat menuju bandara, maupun selama proses penerbangan ke Tanah Air.

“Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, arsip penting, serta barang-barang nan diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau. Jemaah juga kudu memperhatikan ketentuan berat dan jenis peralatan bawaan sesuai patokan penerbangan,” kata Maria.

Maria secara unik menegaskan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Ia menekankan bahwa larangan tersebut merupakan patokan penerbangan nan wajib dipatuhi seluruh jemaah.

“Kami menegaskan kembali kepada seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap patokan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara,” tegas Maria.

Maria memastikan jemaah tidak perlu membawa air zamzam secara berdikari dari Arab Saudi. Setiap jemaah haji Indonesia bakal menerima air zamzam sebanyak 1 galon berisi 5 liter per orang di debarkasi masing-masing setelah tiba di Tanah Air, sesuai sistem resmi nan telah ditetapkan.

“Air zamzam sudah disiapkan melalui sistem resmi. Setiap jemaah bakal menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa zamzam di koper,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan